Breaking News:

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Apolonia Matilde Dhiu

Pakar Geografi di Indonesia Hanya 25 Orang

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Pakar Geografi di Indonesia saat ini hanya 25 orang saja dari total jumlah penduduk di Indonesia yang mencapai 22-an juta orang. Hal ini yang menyebabkan banyaknya kerusakkan alam dan lingkungan tetapi sangat sedikit yang bisa teratasi.

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Pakar Geografi di Indonesia saat ini hanya 25 orang saja dari total jumlah penduduk di Indonesia yang mencapai 22-an juta orang. Hal ini yang menyebabkan banyaknya kerusakkan alam dan lingkungan tetapi sangat sedikit yang bisa teratasi.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Ikatan Geografi Indonesia (IGI), Prof. Dr. Suratman Worosuprojo, M.Sc, dalam Pembukaan Seminar Nasional dengan Thema 'Selamatkan Bumi Dari Bencana Karena Disinilah Rumah Kita' yang diselenggarakan Jurusan Geografi, FKIP Undana Kupang bekerja sama dengan MGMP Geografi NTT dan IGI NTT.

Menurut Suratman Worosuprojo, kurangnya pakar Geografi ini yang menyebabkan banyaknya kerusakan lingkungan yang tidak bisa diatasi. Selain pakar yang kurang, juga di Indonesia hanya ada dua fakultas geografi yakni di Universitas Gajah Mada (UGM) dan di Universitas Negeri Surakarta (UNS).

"Pakar ekonomi, sosial, politik, hukum,sangat banyak di Indonesia. Tetapi, pakar geografi sangat minim, semoga dengan seminar ini mendorong anak NTT untuk masuk ke jurusan ini," katanya.

Saat ini, kata Suratman Worosuprojo, IGI sedang berupaya mengembangkan Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana sebagai bagian dari pembentukkan karakter bangsa dimana upaya sekolah dalam mendidik anak yang berwawasan lingkungan dan mitigasi bencana.

"Kami sedang mengembangkan sekolah Adiwiyata pluss Mitigasi Bencana. Semoga bisa direspon dengan baik oleh segenap masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup," katanya.







 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved