Laporan edy bau
Kapal Bantuan PDT Masih di Kalimantan
LEWOLEBA, Pos-Kupang.Com---Satu unit kapal motor bantuan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Lembata hingga saat ini masih berada di Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).
LEWOLEBA, Pos-Kupang.Com---Satu unit kapal motor bantuan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Lembata hingga saat ini masih berada di Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Meski sudah selesai dirakit namun kapal itu belum bisa diseberangkan ke Lewoleba lantaran cuaca yang tidak menentu.
Kepala Dinas (Kadis) Hubkominfo Kabupaten Lembata, Ahmad Yani Husen, mengatakan itu ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/4/2011).
Dia ditanyai soal armada bantuan pusat pengadaan tahun 2010 yang belum ada sampai saat ini. "Kapalnya sudah selesai termasuk pemasangan mesinnya. Tinggal menunggu cuaca baik baru diseberangkan ke Lewoleba," katanya.
Dijelaskannya, kapal yang dibuat di Kalimantan itu berbobot 12
GT (Gross Ton) menghabiskan anggaran Rp 373.500.000. "Kapalnya sudah selesai tapi uang muka pengerjaannya belum diserahkan. Nanti kapalnya tiba baru dibayar," kata Husen.
Selain pengadaan satu unit kapal penumpang, jelasnya, ada juga pengadaan tiga unit mobil dengan total dana Rp 811.900.000 dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2010 dengan total dana Rp 1.185.400.000.
Dari tiga unit mobil ini, satu unit mobil truck dan satu unit pick pp sudah ada. Sedangkan satu unit truk masih dalam proses pengadaan. "Uang muka baru dibayar Rp 200 juta. Proyek ini kita luncurkan di tahun 2011 karena kontraknya baru dilakukan Oktober 2010," katanya.
Mengenai operasional pengelolaan kendaraan bantuan itu, demikian Husen, pihaknya belum memastikan mekanismenya. Namun yang jelas akan diserahkan kepada desa atau pemerintah kecamatan untuk mengelolannya karena pengadaan kendaraan ini bertujuan untuk meretas keterisolasian wilayah yang tidak terlayani armada angkutan umum.
Kapal bantuan itu, kata Husen, akan membantu transportasi warga dari Wulandoni ke Dulir, Kecamatan Atadei. Sedangkan mobil satu unit akan melayani wilayah Kedang dari Waeriang ke Tobotani, satu unit melayani Lewoleba-Labanobol (Kecamatan Lebatukan) dan satu unita melayani Liwulagang-Lamalewar, Kecamatan Nagawutun.
"Kita berharap dengan adanya bantuan kendaraan ini maka wilayah-wilayah yang selama ini tidak dilayani kendaraan umum bisa terlayani. Untuk Dulir kita akan bangun Jeti (tambatan perahu/dermaga kayu) pada tahun ini," katanya. (gg)