Sabtu, 13 Juni 2026

Laporan Maxi Marho

PDAM Rote Tunggak Iuran Pensiun

BA'A, Pos-Kupang.Com---Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rote Ndao sudah tiga bulan menunggak pembayaran iuran pensiunan pegawai ke Dapenma Pamsi-Jakarta. Pihak Dapenma Pamsi sudah mengirim surat permintaan penyetoran iuran pensiun, namun belum dapat dipastikan apakah keterlambatan pembayaran iuran ini akan berdampak pada kemungkinan pegawai PDAM Rote Ndao kehilangan kesempatan mendapat uang pensiun saat berhenti berkerja.

Tayang:

BA'A, Pos-Kupang.Com---Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rote Ndao sudah tiga bulan menunggak pembayaran iuran pensiunan pegawai ke Dapenma Pamsi-Jakarta. Pihak Dapenma Pamsi sudah mengirim surat permintaan penyetoran iuran pensiun, namun  belum dapat dipastikan apakah keterlambatan pembayaran iuran ini akan berdampak pada kemungkinan pegawai PDAM Rote Ndao kehilangan kesempatan mendapat uang pensiun saat berhenti berkerja.

Kasubag Umum dan Personalia PDAM Rote Ndao, Adam Lani, mengatakan hal itu saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/3/2011). Menurut Lani, Dapenma Pamsi adalah wadah bagi karyawan PDAM di Indonesia untuk mendapatkan pensiunan saat selesai masa kerja nantinya atau semacam pensiunan bagi PNS yang diberikan PT Taspen.

"Untuk tiga bulan terakhir atau sejak Desember 2010, PDAM Rote Ndao belum setor uang pensiun karyawan ke Dapenma Pamsi di Jakarta karena pihak perusahaan belum punya uang. Kalau terlambat bayar juga akan ada denda dari Dapenma Pamsi. Tapi kalau tidak bayar lalu bagaimana dengan pensiunan karyawan PDAM Rote Ndao nantinya? Ini juga menjadi masalah," kata Lani.

Dikatakannya, karyawan PDAM Rote Ndao yang terdaftar di Dapenma Pamsi untuk mendapatkan pensiun setelah berhenti berkerja nanti sebanyak 37 karyawan. Besar penyetoran iuran untuk dana pensiun setiap bulan sebesar 5 persen dipotong dari gaji masing-masing karyawan, dan 8 persennya ditanggung pihak  PDAM Rote Ndao.

"Untuk tanggungan perusahaan sebesar delapan persen ini yang terjadi tunggakan selama tiga bulan yang belum dibayar ke Dapenma Pamsi. Jumlahnya sudah mencapai Rp 33.198.167,00 (Rp 33 juta lebih). Yang menjadi kekhawatiran sekarang adalah karena perusahaan PDAM Rote Ndao sedang tidak memiliki kas. Gaji karyawan saja saat ini baru dibayar untuk bulan Januari 2011. Sedangkan untuk bulan Februari 2011 belum dibayar," jelasnya.

Selain itu, tambah Lani, pada tahun 2012 mendatang akan ada satu karyawan PDAM Rote Ndao, atas nama Yublina Foeh, yang memasuki usia pensiun. Kalau tidak disetor iuran pensiun ke Dapenma Pamsi, tentu akan berdampak pada uang pensiun bagi karyawan yang telah memasuki usia pensiun. Apakah haknya sebagai penerima pensiun akan hilang ataukah tidak.

"Kami belum tahu mengenai dampaknya kalau terus terjadi tunggakan pembayaran uang pensiun ke Dapenma Pamsi. Kami hanya bisa berharap perusahaan bisa kembali pulih dan  karyawan nantinya bisa mendapat dana pensiun saat berhenti bekerja karena memasuki usia pensiun," kata Lani.

Seperti pernah diberitakan, seluruh pegawai PDAM Kabupaten Rote Ndao belum menerima gaji mereka sejak bulan Desember 2010. Hal ini terjadi karena kondisi keuangan di perusahaan daerah tersebut tidak mencukupi untuk pembayaran gaji karyawan. Kenyataan ini menjadi pengeluhan pegawai PDAM Rote. (mar)
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved