Hidupkan Kembali Jeruk dan Apel SoE
KUPANG, POS KUPANG. com -- Menteri Pertanian RI, Suswono meminta Pemerintah Propinsi (Pemprop) Nusa Tenggara Timur (NTT) menghidupkan kembali jeruk dan apel SoE.
KUPANG, POS KUPANG. com -- Menteri Pertanian RI, Suswono meminta Pemerintah Propinsi (Pemprop) Nusa Tenggara Timur (NTT) menghidupkan kembali jeruk dan apel SoE.
Permintaan Suswono ini disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan, Mukti Sardjono, ketika ditemui Pos Kupang di sela-sela rapat kerja Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT di Hotel Sasando Kupang, Senin (14/3/2011).
Hadir pada kesempatan itu, Asisten II Setda NTT, Andreas Jehalu, Kadis Pertanian dan Perkebunan NTT, Saver Banggung, para kepala dinas pertanian di NTT, para pejabat Pemprop NTT.
Menurut Sardjono, pemerintah pusat mengharapkan agar dua jenis komditi yang pernah mengharumkan nama NTT itu harus dihidupkan kembali. Tanaman jeruk keprok SoE dan apel SoE harus dikembangkan dalam skala besar. "Jeruk asal So'E adalah komoditas yang perlu dikembangkan lagi. Pemerintah NTT harus berupaya sehingga komoditi ini menjadi kontribusi pertanian terhadap pendapatan daerah," kata Sardjono.
Perhatikan Pengelolaan Keuangan
Menteri Pertanian RI, Suswono dalam arahan tertulisnya yang dibacakan Sardjono mengatakan, dalam mengevaluasi kegiatan 2010 dan menyatukan program bidang pertanian dan perkebunan tahun 2011, pemerintah pusat meminta agar daerah memperhatikan pengelolaan keuangan.
"Yang perlu diperhatikan setiap tahun adalah penyiapan benih atau bibit. Ini tidak boleh terlambat sehingga disiapkan awal, sebelum masuk musim tanam. Jadi kesiapan anggaran untuk benih 2012 sudah dibahas tahun ini," kata Suswono.
Suswono juga mengatakan, potensi NTT selain jeruk dan apel, juga kakao dan kopi yang tersebar pada beberapa daerah di Flores. "Semua ini harus dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah ini," ujarnya. (yel)