Sabtu, 13 Juni 2026

Laporan Maxi Marho

Mantan Kabag Keuangan Rote Disidangkan

BA'A, PK -- Mantan Kabag Keuangan Setda Rote Ndao, Frids E Sine, S.E, saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Ba'a sebagai terdakwa perkara korupsi dana koordinasi dan konsolidasi Pemda Rote Ndao tahun anggaran 2006. Sidang perkara tersebut sudah sampai tahap pemeriksaan saksi.

Tayang:

BA'A, PK -- Mantan Kabag Keuangan Setda Rote Ndao, Frids E Sine, S.E, saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Ba'a sebagai terdakwa perkara korupsi dana koordinasi dan konsolidasi Pemda Rote Ndao tahun anggaran 2006. Sidang perkara tersebut sudah sampai tahap pemeriksaan saksi.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Rote Ndao, Johanis Dairo Malo mengatakan hal itu saat ditemui di ruang kerjanya, pekan lalu.
Sidang perkara itu dipimpin majelis hakim yang diketuai Lutfi, S.H didampingi dua hakim anggota.

Terdakwa Frids Sine didakwa melakukan korupsi pengelolaan dana koordinasi dan konsolidasi Pemda Rote Ndao tahun anggaran 2006.

Hal yang sama dikatakan JPU Kejari Ba'a, Jati Insan Pramujayanto, S.H yang menangani kasus itu ketika
ditemui di PN Ba'a, pekan lalu.

Penasehat hukum terdakwa Sine, Johanes D Rihi, S.H  mengatakan, sidang perkara korupsi dengan terdakwa Frids Sine adalah perkara yang menarik. Sebab saksi-saksi yang akan dihadirkan di persidangan oleh JPU ada 34 pejabat atau
hampir semua pimpinan SKPD lingkup Pemda Rote Ndao.

"Mantan Bupati Rote Ndao, Chris  Nehemia Dillak dan mantan Wakil Bupati Rote, Bernard Pelle juga kemungkinan akan dihadirkan juga sebagai saksi di persidangan. Jadi kasus ini menarik," kata Rihi.

Ketika kasus korupsi masih dalam tahap penyidikan,  semua kepala dinas, kepala kantor, kepala badan serta kepala bagian lingkup Pemda Rote Ndao (berjumlah 34 orang) dimintai keterangannya oleh jaksa penyidik Kejari Ba'a. Semua pejabat itu diperiksa untuk melengkapi BAP tersangka Frids Sine, yang pada tahun 2006 menjabat Kepala Bagian Keuangan Setda Rote Ndao.

Selain 34 pejabat itu, jaksa penyidik Kejari Ba'a juga telah memeriksa mantan Bupati Rote Ndao, Chris Dillak dan mantan Wakil Bupati Rote, Bernad Pelle.

Para kepala dinas/instansi dimintai keterangannya karena pernah menerima dana Rp 5 juta/orang dari dana koordinasi dan konsolidasi Pemda Rote Ndao tahun 2006 itu. Jika 34 pejabat itu, masing-masing memang benar menerima dana Rp 5 juta, maka dana yang koordinasi dan konsolidasi itu tersedot Rp 170 juta.

Meski demikian, tersangka kasus ini hanya satu orang yakni Frids Sinde selalu Kabag Keuangan Setda Rote Ndao, saat itu. (mar)
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved