Laporan Petrus Piter
Menteri PDT Prihatin Kondisi SMA Karanu
WAIKABUBAK, Pos-Kupang.Com -- Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Ir. HA Helmy Faishal Zaini saat memberikan kuliah umum di SMA Karanu-Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (5/3/2011), menyatakan keprihatinannya setelah melihat kondisi ruang belajar mengajar SMA tersebut.
WAIKABUBAK, Pos-Kupang.Com -- Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Ir. HA Helmy Faishal Zaini saat memberikan kuliah umum di SMA Karanu-Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (5/3/2011), menyatakan keprihatinannya setelah melihat kondisi ruang belajar mengajar SMA tersebut.
Karena itu, Menteri PDT meminta Kepala SMA Karanu, Ceicilia Trihandani segera membuat proporsal sehingga dapat diperjuangkan untuk memberikan bantuan dana bagi pembangunan dua sampai tiga ruang kelas lagi.
Dalam kesempatan itu Menteri PDT juga memberikan bantuan lima unit komputer untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Dalam kuliah singkatya, Menteri Helmy Faishal Zaini mengingatkan para pelajar agar harus giat belajar meskipun dalam kondisi keterbatasan sarana dan prasarana pendukung.
Pelajar juga diminta harus mengikuti perkembangan informasi global sehingga perkembangan demokrasi yang terjadi di belahan dunia lain seperti gerakan menuju demokrasi sebagaimana terjadi di Timur Tengah dapat diikuti.
Sementara Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, mengawali acara itu, mengatakan, SMA Karanu berdiri tahun 1976 dan telah menamatkan 3.000-an alumni. Saat ini jumlah siswa/i SMA Karanu sebanyak 843 orang dengan tenaga pengajar sebanyak 43 orang.
Akibat keterbatasan ruang belajar maka kepala sekolah mengambil kebijakan menetapkan rombongan belajar pagi dan sore hari. Saat ini terdapat enam rombongan belajar sore hari dan selebihnya pagi hari.
Seperti disaksikan Pos Kupang, Sabtu (5/3/2011), usai memberi kuliah umum, Menteri PDT, Helmy Faishal Zaini dan rombongan menuju Gaura, Lamboya Barat untuk menyaksikan acara Pasola. Sekembali dari Gaura rombongan mengunjungi Kecamatan Wanokaka-Loli, dan terakhir di pantai Bina Natun, Tanah Righu untuk melihat langsung lokasi pembangunan pelabuhan. Selanjutnya menteri PDT dan rombongan menuju Kabupaten Sumba Barat Daya. (pet)