Laporan Maxi Marho
Kambing-Domba Diserang Penyakit Kuku
BA'A, Pos-Kupang.Com -- Sejumlah ternak kambing dan domba milik petani-peternak di Rote Ndao diserang penyakit kuku selama musim hujan ini. Kuku pada ternak kambing dan domba umumnya luka-luka.
BA'A, Pos-Kupang.Com -- Sejumlah ternak kambing dan domba milik petani-peternak di Rote Ndao diserang penyakit kuku selama musim hujan ini. Kuku pada ternak kambing dan domba umumnya luka-luka.
Diduga disebabkan bakteri atau jamur, namun belum diketahui pasti nama penyakit yang menyerang ternak tersebut.
Demikian Kepala Dinas (Kadis) Peternakan Kabupaten Rote Ndao, Ir. Erens Sinlaeloe, ketika ditemui di gedung DPRD Rote Ndao, Kamis (3/3/2011).
Menurut Erens, penyakit luka pada kaki kambing dan domba tidak berbahaya dan mudah diobati.
"Kami punya obat untuk kambing dan domba yang luka pada kaki. Tenaga Resor Peternakan di tingkat kecamatan dan tenaga kesehatan ternak bisa memberi obat dan menyuntik ternak yang kena penyakit kuku," kata Erens.
Pada musim hujan, kata Erens, biasanya ternak kambing dan domba menderita perut kembung dan juga terserang penyakit kudis. Perut kembung terjadi karena ternak banyak makan daun-daunan hijau dan masih basah pada pagi hari. Padahal kambing seharusnya tidak banyak makan rumput basah.
"Supaya kambing dan domba tidak menderita perut kembung, saya imbau petani-ternak agar kambing jangan dikeluarkan dari kandang dan diberi makan terlalu pagi. Sebaiknya ternak kambing dan domba diberi makan pukul 10 pagi saat embun pada daun di rumput sudah kering," kata Ernes.
Selain kambing dan domba, kata Erens, pada musim hujan ternak sapi biasanya mudah terserang penyakit ngorok. Karena itu, petani pemilik ternak arus sering berkoordinasi dengan petugas peternak yang ada di setiap kecamatan supaya mendapat pemahaman yang benar bagaimana memelihara ternak yang baik. (mar)