Laporan Petrus Piter

Bangun Pelabuhan Butuh Rp 35 Miliar

WAIBAKUL, PK -- Pemda Sumba Tengah dalam tahun anggaran 2011 mendapat alokasi dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 7 miliar dari total rencana anggaran untuk membangun pelabuhan di Kapulit, Desa Watuasa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, sebesar Rp 35 miliar.

WAIBAKUL, PK -- Pemda Sumba Tengah dalam tahun anggaran 2011 mendapat alokasi dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 7 miliar dari total rencana anggaran untuk membangun pelabuhan di Kapulit, Desa Watuasa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, sebesar Rp 35 miliar.

Secara teknis operasional penanggung jawab pekerjaan pembangunan pelabuhan Kapulit dipercayakan kepada Kantor Adpel Waingapu, Sumba Timur.

Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Sumba Tengah, Drs, Johanis  Umbu Janga, ketika ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Senin (31/1/2011).

Dikatakannya, sesuai hasil survai dan studi desain Pelabuhan Kapulit Watuasa, Sumba Tengah, yang dilakukan PT Optima Manunggal, rencana pembangunan pelabuhan di Sumba Tengah ini dimaksud agar dapat disinggahi kapal cargo berkapasitas 1.000 DWT dengan spesifikasi panjang kapal (LOA) 67 meter, lebar kapal (Breadth) 10,9 meter dan tinggi kapal terendam (draft) 3,9 meter.

Dengan demikian, panjang dermaga yang dibutuhkan untuk pelabuhan 90 meter, lebar 8 meter dan kedalaman 5 meter.

Menurutnya, keputusan pemerintah daerah membangun pelabuhan di wilayah Mamboro karena selama ini jarak tempuh menuju Pelabuhan Weekelo di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), jaraknya sekitar 70 km. Jarak tempuh menuju Pelabuhan Waingapu di Kabupaten Sumba Timur sejauh 120 km.

Dengan demikian, Pelabuhan Kapulit-Watuasa, Sumba Tengah menjadi pelabuhan alternatif bila kedua pelabuhan ini tidak bisa beroperasi karena kondisi alam.

Menurut Umbu Janga, pada bulan  Januari sampai Februari setiap tahunnya, kapal sulit ditambat di Pelabuhan Weekelo karena arus dan gelombang yang sangat tinggi. Karena itu, satu-satunya pelabuhan yang bisa dimanfaatkan hanya  melalui Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, yang jarak tempuhnya cukup jauh.

Diharapkan kehadiran Pelabuhan Kapulit bisa menopang dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat meskipun cuaca di laut buruk. Hal itu karena kondisi laut di Mamboro sangat teduh.

"Bahkan selama ini menjadi tempat berteduh bagi kapal pencari ikan yang beroperasi di perairan Sumba, terutama pada musim hujan seperti sekarang ini," tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran pelabuhan ini dapat mendukung rencana investasi pengusaha di bidang peternakan ataupun investasi di bidang lainnya melalui pelabuhan ini agar tetap berjalan lancar. 

Menurut dia, saat ini sudah ada pengerjaan pembangunan Pelabuhan Kapulit Watuasa di Mamboro dengan membuka jalur jalan menuju ke lokasi pembangunan pelabuhan. "Mudah-mudahan pengerjaan pelabuhan  ini cepat selesai sehingga aktivitas ekonomi masyarakat di Sumba Tengah semakin tumbuh dan berkembang," tegasnya. (pet)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved