Laporan Kanis Lina Bana

Warga Pota Minta Saluran Permanen

RUTENG, Pos-Kupang.Com -Warga di wilayah Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) berharap agar saluran irigasi Wae Cengit yang saat ini masih darurat perlu dibangun permanen, agar pendistribusian air bisa berjalan lebih lancar.

RUTENG, Pos-Kupang.Com -Warga di wilayah Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) berharap agar saluran irigasi Wae Cengit yang saat ini masih darurat perlu dibangun permanen, agar pendistribusian air bisa berjalan lebih lancar.

Jika pemerintah sudah membangun saluran irigasi secara permanen maka ratusan hektar hamparan sawah di wilayah itu bisa diberdaya secara optimal.

Direktur Yayasan Nurul Falak, Warka Jaludin menyampaikan hal itu kepada Pos Kupang di Pota ke Ruteng, Sabtu (8/1/2010).
Dia menyampaikan hal itu karena prihatin atas kondisi saluran irigasi di daerah itu. Dia berharap pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk membangun saluran irigasi untuk membantu petani setempat.

Menurutnya, Daerah Irigasi Wae Cengit merupakan daerah strategis bagi lahan persawahan di wilayah Pota. Distribusi air yang memadai dari saluran permanen akan mempengaruhi optimalisasi penggarapan lahan sawah oleh petani di wilayah itu.
Dia menjelaskan, jika dilihat mata air Tiwu Cengit sangat besar untuk mensuplai air ke DI Wae Cengit. Bahkan beberapa tahun lalu lahan ini dikerjakan tapi tidak maksimal karena masyarakat tani sangat bergantung  pada distribusi air dari irigasi itu.

Diharapkan pemerintah bisa memperhatikan kebutuhan masyarakat tani terkait pembangunan saluran irigasi secara permanen.

"Jika sudah ada saluran irigasi permanen maka seluruh lahan yang ada bisa diberdayakan secara maksimal. Selama ini penanam padi cuma bergantung pada kemurahan alam. Air yang dialirkan ke irigasi itu banyak yang merembes karena saluran irigasi masih darurat dari tanah," katanya.

Staf Kecamatan Sambi Rampas, Sarjudin Makari, menambahkan kebutuhan irigasi permanen sangat penting sehingga distribusi air di daerah irigasi itu bisa berjalan dengan baik dan lahan persawahan tidak lagi mengnganggur akibat distribusi air yang tidak maksimal.

Ia berharap pemerintah kabupatmn bisa memperhatikan kebutuhan petani di daerah itu. "Jika irigasi bagus maka wilayah Pota bisa jadi lumbung beras di Manggarai Timur," katanya.

Sebelumnya Bupati Matim, Drs. Yoseph Tote, M.Si, mengatakan, saluran irigasi merupakan salah satu prioritas pembangunan pemerintah guna meningkatkan produksi pertanian. Namun pembangunan tidak bisa dilakukan secara serempak karena keterbatasan dana. Meski demikian pemerintah tetap berusaha maksimal agar saluran irigasi lahan sawah yang strategis bisa dibangun bertahap. (lyn)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved