Laporan Agnesta Radja

Macet, Realisasi ADD 2009-2010 di TTU

KEFAMENANU, Pos-Kupang.Com---Puluhan kepala desa (Kades) dari berbagai kecamatan di Kabupaten TTU mendatangi Badan PMPD TTU untuk mempertanyakan alokasi dana desa (ADD) tahun 2009 dan 2010 yang baru 30-40 persen realisasinya.

KEFAMENANU, Pos-Kupang.Com---Puluhan kepala desa (Kades) dari berbagai kecamatan di Kabupaten TTU mendatangi  Badan PMPD TTU untuk mempertanyakan alokasi dana desa (ADD) tahun 2009 dan  2010 yang baru 30-40 persen realisasinya.

Puluhan kades ini mengeluhkan seretnya realisasi ADD itu kepada para wartawan di halaman Kantor Pemda TTU, Senin (6/12/2010). Mereka mengaku  kedatangan mereka ke Badan PMPD (Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) itu untuk menanyakan kejelasan ADD tahun 2009 dan 2010.

Mereka menjelaskan, realisasi ADD tahun 2009 rata-rata pada 145 desa di TTU  30 persen  belum dicairkan. Sementara ADD tahun 2010 sekitar 40-70 persen belum direalisasikan.

Para kades yang hadir di antaranya Kades Amol, Kecamatan Miomaffo Timur, Yuventus Taena; Kades Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Philpus Sa'u; Kades Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Siprianus Naek; Kades Tuntun, Kecamatan Miomaffo Timur, Jefrianus Bana. Kemudian, Kades Nian, Kecamatan Bikomi Selatan, Richardus Lake; Kades Banain C, Kecamatan Bikomi Utara, Paskalis Kefi; Kades Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Rofinus L. Abi;  Kades Banain B, Kecamatan Bikomi Utara, Valentinus Oki;  serta sejumlah kades lainnya.

Taena menjelaskan, yang mereka pertanyakan soal kejelasan mengenai realisasi ADD yang masih tersisa. Lalu mengapa tahun 2009 belum sepenuhnya ADD direalisasikan, namun ADD  2010 sudah bisa dicairkan?

Taena menuturkan, di Desa Amol sebanyak 30 persen dari  ADD 2009 belum direalisasikan senilai Rp 31 juta. Sementara ADD tahun 2010 yang belum direalisasikan  40 persen sehingga jika ditotalkan sisa ADD yang belum direalisasi selama dua tahun terakhir sebesar Rp 90 jutaan.

Selanjutnya Sa'u menjelaskan, di Desa Manusasi, 30 persen ADD tahun 2009 belum direalisasikan senilai Rp 29 juta. Sedangkan tahun 2010 ADD 60 persen belum dicairkan  senilai Rp 60-an juta

Namun para kades ini tidak berhasil bertemu Kepala Badan PMPD karena sedang mengikuti sidang perubahan TA 20011. Mereka lalu  menyusul ke Gedung DPRD TTU.

Saat pertemuan di gedung Dewan bersama Kepala Badan PMPD TTU, Edmundus Korbafo, jelas Taena, Kepala BPMPD mengatakan dana ADD itu tetap akan dicairkan. Korbafo menjanjikan sisa ADD tahun 2009 dan  2010 akan direalisasikan pada 16 Desember 2010. (dd)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved