Minggu, 7 Juni 2026

PSN Juara Piala Gubernur NTT 2010

PSN telah kembali! Begitu komentar penonton saat raksasa sepakbola NTT, PS Ngada (PSN) mengalahkan PS Kota Kupang (PSKK) dalam final kompetisi sepakbola Piala Gubernur 2010 di Stadion Oepoi, Kupang, Jumat (19/11/2010).

Tayang:

PSN telah kembali! Begitu komentar penonton saat raksasa sepakbola NTT, PS Ngada (PSN) mengalahkan PS Kota Kupang (PSKK) dalam final kompetisi sepakbola Piala Gubernur 2010 di Stadion Oepoi, Kupang, Jumat (19/11/2010).

Gol tunggal Ota Pone di pertengahan babak kedua sudah cukup untuk mengantar tim asuhan Jhoni Dopo itu meraih gelar. Tak hanya itu, Ota Pone juga ditetapkan sebagai top skorer turnamen dengan enam gol. Tim yang pernah mengecap kompetisi Divisi II ini juga meraih satu tiket di kualifikasi Divisi III 2011 nanti.

Bagi Kota Kupang, prestasi ini sudah cukup menggembirakan. Meski sebelumnya sang manajer, Felix Dando ingin menyandingkan tropi ETMC 2010 dengan Piala Gubernur, namun niat itu gagal tercapai. Satu tiket diraih ke kualifikasi Divisi III musim depan, striker PSKK, Deni Dentox Pramono juga ditetapkan sebagai pemain terbaik.

Pertandingan antara PSN melawan PSKK seharusnya berlangsung menarik. Kualitas pemain yang berimbang memang menjanjikan tontonan yang memikat. Namun, harapan itu tidak terbukti. Kedua tim bermain antiklimaks. Pelanggaran-pelanggaran keras sering dilakukan sehingga wasit Idris Bolli beberapa kali menghukum para pemain dengan kartu kuning.

Meski demikian, secara keseluruhan PSN menguasai jalannya permainan. Alur bola mereka lebih teratur. Ota Pone yang jadi target mampu menjalankan tugasnya dengan baik untuk menekan pertahanan PSKK. Permainan PSKK sendiri lebih banyak terbawa irama PSN. Akibatnya, sentuhan satu dua yang menjadi andalannya nyaris tak pernah terlihat. Fancy Abraham dan Faisal Novrianto dibuat tak berkutik oleh Aris dkk.

Meski demikian, PSN boleh dibilang hanya karena sedang beruntung bisa mencetak gol. Kesalahan fatal dilakukan kiper PSKK, Engelbertus Fahik saat hendak menangkap bola tendangan pemain PSN. Akibat melakukan aksi yang berlebihan, bola yang ditangkap Fahik terlepas, sehingga Ota Pone yang berada di dekatnya dengan mudah menjebol gawang yang kosong.

PSKK sempat menekan dari semua sisi untuk mengejar ketertinggalannya. Namun strategi Jhoni Dopo memperkuat pertahananya cukup manjur sehingga hingga wasit meniup pluit panjang, PSKK tak sanggup membalas ketertinggalannya. (eko)
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved