Laporan Agnesta Radja
Melonjak Penjualan Antena UHF di Kefa
KEFAMENANU, Pos Kupang.Com -- Pertandingan sepak bola piala dunia sangat menarik perhatian masyarakat di wilayah TTU, khususnya Kota Kefamenanu. Hal ini juga berdampak pada penjualan antena Matrix Bola dan UHF yang dapat menangkap siaran bergengsi tersebut. Penjualan antena ini melonjak tajam di Kefamenanu.
KEFAMENANU, Pos Kupang.Com -- Pertandingan sepak bola piala dunia sangat menarik perhatian masyarakat di wilayah TTU, khususnya Kota Kefamenanu. Hal ini juga berdampak pada penjualan antena Matrix Bola dan UHF yang dapat menangkap siaran bergengsi tersebut. Penjualan antena ini melonjak tajam di Kefamenanu.
Pantauan Pos Kupang, Jumat (11/6/2010), di sepanjang jalan utama Kota Kefamenanu, warga menggunakan kendaraan roda dua menjinjing antena UHF. Kondisi ini terlihat sejak pagi hingga menjelang malam.
Suasana di beberapa toko elektronik di Kota Kefamenanu hingga sore hari padat dengan pengunjung yang datang khusus untuk membeli antena UHF dan Matrix Bola. Pembeli rata-rata berusia remaja dan dewasa muda.
Khusus di TTU, warga dapat menonton siaran piala dunia dari antena UHF. Hal ini dilakukan karena Pemda TTU melalui siaran televisi (TV) Biinmafo bekerja sama dengan salah satu stasiun televisi nasional untuk menyiarkan langsung piala dunia.
Aris Tanjung, pemilik Toko Elektronik Aries, ditemui di tokonya, Sabtu (12/6/2010), mengatakan, Matrix Bola dan UHF laris terjual sehingga ia harus memesannya lagi ke Pulau Jawa.
Dia menjelaskan, untuk satu minggu terakhir ini penjualan antena UHF sekitar 115-130 unit/hari. Harganya pun relatif terjangkau untuk kalangan ekonomi menengah karena berkisar Rp 65.000-250.000.
"Sedangkan Matrix Bola harganya berkisar Rp 1,8 juta hingga Rp 2,5 juta dan sudah terjual ratusan unit. Pembayaran dilakukan melalui sistem tunai ataupun kredit sehingga harganya dinaikkan menurut hukum bisnis: permintaan meningkat, harga jual naik," kata Tanjung.
Begitu pula yang terjadi di Toko Elektronik Jaya, beberapa pembeli mendatangi toko ini untuk membeli antena UHF dan Matrix Bola. Ana, pemilik toko tersebut, mengaku kehabisan stok Matrix Bola dan UHF.
Krispinus Rusae, salah seorang pembeli Matrix Bola, mengatakan, dirinya sangat menggemari acara sepak bola piala dunia ini sehingga rela merogoh kocek untuk membeli antena Matrix Bola dan bisa menyaksikan penampilan tim unggulannya yang berlaga di piala dunia Afrika Selatan. (dd)