Laporan Jumal Hauteas

Bocah 3 Tahun Tewas Tersengat Listrik

MAUMERE, POS KUPANG.Com -- Reza, bocah 3 tahun, warga Kelurahan Kota Uneng, Maumere, tewas akibat tersengat listrik, Sabtu (17/4/2010). Sebelumnya, di tempat yang sama, seekor ayam dan nenek korban, juga sempat tersengat listrik. Namun hanya ayam yang mati, sedangkan nenek korban selamat.

MAUMERE, POS KUPANG.Com -- Reza, bocah 3 tahun, warga Kelurahan Kota Uneng, Maumere, tewas akibat tersengat listrik, Sabtu (17/4/2010).  Sebelumnya, di tempat yang sama, seekor ayam dan nenek korban, juga sempat tersengat listrik. Namun hanya ayam yang mati, sedangkan nenek korban selamat.

Pantauan Pos Kupang di lokasi kejadian, Sabtu (17/4/2010), puluhan warga datang ke lokasi kejadian. Mereka membantu membangun tenda di halaman rumah korban, untuk memberikan perlindungan bagi keluarga dan sanak saudara yang akan datang melayat.

Listrik yang digunakan di beberapa rumah warga yang ada di sekitar lokasi kejadian,  tampak tidak memiliki meteran sendiri-sendiri. Mereka saling berbagi. Hal inilah yang mengakibatkan adanya aliran listrik pada tiang antena. Sebab kabel sambungan listrik ke rumah Lutfina menggunakan kabel biasa dan melintasi seng atap rumah.

Warga sekitar yang datang menyaksikan peristiwa itu mengatakan, kejadian itu hanya berlangsung sekejab sekitar pukul 11.15 Wita. Saat itu, korban langsung meninggal di tempat sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Nenek korban, Lutfina (56), kepad Pos Kupang di lokasi kejadian menuturkan, korban meninggal akibat tersengat aliran listrik yang merambat melalui pipa yang digunakan untuk antena televisi.

Lutfina juga mengatakan, dua hari sebelumnya, Kamis (15/4/2010) malam, seekor ayam miliknya juga tersengat aliran listrik dan mati. Bahkan dirinya juga sempat terkena aliran listrik saat mengambil bangkai ayam di sekitar tiang antena tersebut.

"Kemarin dulu malam (Kamis, Red), juga ayam kena setrum dan mati. Waku saya mau ambil ayam itu, saya juga merasakan getaran pada kaki saya. Untung saya tidak memegang pipa antena tersebut," urai Lutfina.

Lutfina mengaku telah meminta kepada salah seorang anaknya untuk mengecek aliran listrik yang ada pada antena tersebut. Namun sang anak mengaku itu aliran ke televisi, sehingga dibiarkan saja.

Yohanes Wewo (46), kepada Pos Kupang di lokasi kejadian, Sabtu (17/4/2010),  menuturkan, naas yang menimpa Reza diduga karena ada kabel yang terkelupas pada atap rumah nenek korban sehingga aliran listrik merambat melalui seng. Selain itu, pipa yang digunakan untuk tiang antena televisi yang juga menggunakan pipa besi. (bb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved