Selasa, 26 Mei 2026

Laporan Frans Krowin

Sepeda Motor Taiwan Rambah NTT

KUPANG, POS-KUPANG.Com -- Sejak tahun 2008, sepeda motor Taiwan, Viar, sudah merambah ke Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Desain fisik sepeda motor itu cukup elegan membuat banyak masyarakat yang meminatinya.

Tayang:

Hal itu disampaikan Kepala Cabang Viar Kupang, Roni Kasemetan melalui staf administrasi, Delsi Kono, saat ditemui di show room sepeda motor itu, Senin (5/10/2009).

"Sudah banyak kendaraan produk Taiwan yang dimiliki orang- orang NTT. Konsumen membeli kendaraan ini karena kualitas mesin dan desain fisiknya bagus. Kendaraan ini cocok dengan alam NTT," ujar Delsi.

Dikatakannya, sepeda motor Viar itu diproduksi dalam beberapa tipe. Harganya pun terjangkau. Tipe Star CX, harganya Rp 8.650.000/unit, belum terhitung diskon. Ada juga tipe Starfitz CW yang harganya Rp 7.950.000/unit. Selain itu tipe StarX 125 R yang dijual Rp 8.150.000/unit, tipe Star MX Rp 8.350.000/unit, New Star 125 X Rp 8.250.000/unit.

Sementara tipe lainnya, yakni Maxi P, sepeda motor sejenis tiger yang dijual Rp 14.100.000/unit. Produk unggulan lainnya, yakni sepeda motor roda tiga, Karya, seharga Rp 18.000.000/unit.

"Sepeda motor roda tiga ini punya  banyak keunggulan. Penggunaannya bisa didesain sesuai kebutuhan. Ada yang digunakan sebagai kendaraan pengangkut sampah, penjualan air galon, counter HP dan lain sebagainya," ujar Delsi.

Menurut dia, permintaan terhadap sepeda motor itu cukup tinggi.  "Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang membelinya dalam jumlah banyak. Sepeda motor ini dijadikan sebagai kendaraan pengangkut sampah di kelurahan-kelurahan," ujarnya.

Pembelian sepeda motor Viar, lanjut dia, bisa dengan cara kredit maupun cash. Untuk kredit, konsumen cukup menyerahkan foto kopi KTP yang masih berlaku, kartu keluarga, rekening listrik/PBB/rekening air/rekening telepon (tiga bulan terakhir).

Selain itu, slip gaji bagi PNS atau karyawan perusahaan swasta.
Tapi selama ini, kata Delsi, perusahaannya lebih memrioritaskan pembelian secara cash.

"Merek kendaraan ini memang Taiwan, tapi desain mesin dan tampilannya sangat bagus. Karena itu banyak orang sudah memiliki kendaraan ini. Yang membeli kendaraan ini, ada yang datang dari Belu, TTU, Sabu, Rote Ndao, juga dari Flores," ujarnya. Dia menambahkan dalam sebulan sepeda motor ini terjual 25-30 unit. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved