21 Pemain ke Divisi II
Persap Alor Hindari Degradasi
TIM Persatuan Sepakbola Alor-Pantar (Persap) Alor, Minggu (3/10/2009), berangkat ke Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk berlaga dalam Divisi II Liga Indonesia (Ligina) 2009. Persap Alor berada di Grup XIX bersama KSB Sumbawa Barat, Persisum Sumbawa dan Perslotim Lombok Timur. Target yang diemban adalah minimal tidak degradasi dari Divisi II.
Kontingen Persap dibawa Divisi II terdiri dari 21 pemain dan sembilan ofisial. Kontingen dilepas secara resmi oleh Bupati Alor, Drs. Simeon Th. Pally, di rumah jabatan Bupati Alor, Sabtu (2/10/2009).
Sekretaris Kontingen Divisi II Ligina, Persap Alor, Ibrahim Dolu, yang ditemui usai pelepasan, mengatakan, kompetisi Divisi II 2009 untuk Grup XIX berlangsung di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Propinsi NTB. Dolu mengatakan, Persap Alor, akan langsung bermain pertama dengan tim tuan rumah, PSB Sumbawa Barat, Minggu (11/10/200).
Menurut Dolu, Persap dalam laga awal akan tampil maksimal agar bisa mencuri poin, sehingga dalam pertandingan-pertandingan berikutnya tidak ada beban. "Prinsip Persap dalam Divisi II ini, paling rendah tetap pertahankan agar tidak degradasi ke Divisi III. Kalau miliki peluang yang bagus, bias kita ciptakan sejarah sebagai modal ke Divisi I," ungkap Dolu.
Dolu menambahkan, target yang telah di tetapkan Persap ini, bukan tidak mungkin. Sebab, ungkap Dolu, Persap telah menyiapkan diri salama tiga bulan terakhir. Untuk itu, Dolu mengharapkan dukungan doa dari masyarakat Kabupaten Alor. Dolu juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Alor yang mengalokasikan Rp 270 juta lebih kepada Persap untuk berangkat ke Sumbawa.
Untuk di ketahui, Persap Alor lolos ke Divisi II pada tahun 2007 ketika berlaga di Kalimantan. Tahun 2008 ketika bermain di Kalabahi, Alor dan Mataram, Persap Alor tetap bertahan di Divisi II, sehingga kali ini tetap berlaga untuk mencari tiket ke Divisi I. (oma)
Skuad Persap Alor:
Kiper: Budi Nurdianto, Zainudin.
Belakang: Ismail Mudiluang, Abdullah Makara, Abdul Kahar Makara, Masdin Pella, Wawan Dasing, Jefri Alomabi, Samsul Hasan.
Tengah: Marwan Abdullah, Mubarak Saleh, Nur Hidayat Panara, Jimmy Jahatela, Alfred Tjung, Hendro Halundaka, Indra.Y.V.Tambengi, Irawan Oramahi, Mersy Ouwpoly.
Depan: Suparman Bara, Irwan Bahri, Kurniawan Kalake.
Ofisial: Arminsyah Siawan (manager), Ibrahim Dolu (Sekretaris), Jhon Blegur, S.H (Bendahara), Rasyid Miran, S.P, M.M (Pelatih Kepala), Nasir Hedar (asisten pelatih), Saudin Oang (perlengkapan), Rahim Bala (tenaga medis), Yamin Arkiang, S.H dan Haji Dopong (pemantau).