Kamis, 28 Mei 2026

SPC Kupang Bisa Serap Tenaga Kerja

KUPANG, POS KUPANG. com --Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, meminta manajemen Sahabat Pasaraya Centre (SPC) bisa menyerap tenaga kerja, terutama tenaga kerja yang memiliki keahlian pada bidang usaha yang ada. Ini dilakukan agar mengurangi angka pengangguran di Kota Kupang.

Tayang:

Daniel Adoe menyampaikan hal itu ketika meresmikan pembukaan SPC Kupang di Jalan Jenderal Sudirman Kuanino, Senin (15/6/2009) malam.

Menurut  Adoe, saat ini pemerintah memfokuskan pada bidang-bidang usaha kecil menengah atau mikro guna meminimalisir angka pengangguran di wilayah ini. Salah satunya, lanjut Adoe,  dengan munculnya berbagai lapangan kerja seperti SPC ini.  

"Dengan dibukanya SPC ini diharapkan dapat menyerap sejumlah tenaga kerja. Dan, tentunya tenaga kerja yang direkrut oleh manajemen SPC ini adalah yang memiliki keahlian khusus," kata Adoe.

Pemerintah Kota Kupang, demikian Adoe, berupaya meningkatkan keterampilan warganya, terutama generasi muda sehingga bisa memanfaatkan keahlian yang ada untuk membuka lapangan kerja yang pada akhirnya menurunkan angka pengangguran.

Walikota menyatakan, dengan berkembangnya teknologi, maka harus diikuti pula oleh keahlian-keahlian khusus. Dan, dengan munculnya berbagai bidang bisnis, termasuk SPC ini diharapkan membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran di Kota Kupang.

Adoe menjelaskan, sampai sekarang angkatan kerja di Kota Kupang sekitar 36.000 orang, sedangkan jumlah penganggur sekitar  6.000 orang atau sekitar 16 persen dari total angkatan kerja. Karena itu,   kata Adoe, dengan kehadairan berbagai lembaga- lembaga bisnis sangat membantu mengurangi angka tersebut.

Sementara itu, Chandra Sentosa, mewakili SPC Kupang mengatakan, kehadiran SPC ini merupakan dukungan dari semua pihak yang ada di Kota Kupang. Ia berharap SPC merupakan salah satu pusat perbelanjaan HP di wilayah ini.

Acara pembukaan SPC Kupang dimeriahkan Mozaik Band, dan penarikan undian bagi para undangan. Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, menandatangani prasasti dan melakukan pengguntingan pita.  (yel)


Kenapa di Kupang Tidak!

AWALNYA hanya bisnis kain untuk bahan pakaian. Kini,  Sahabat Pasaraya Centre (SPC) berkembang menjadi salah satu pusat perbelanjaan hand-phone (HP) berikut aksesorisnya. Dengan ekspansi usaha ini tentunya berdampak pada penyerapan tenaga kerja di Kota Kupang.

Hal itu dikatakan Hodiyono, salah satu anggota keluarga dari pemilik SPC Kupang, saat ditemui Pos Kupang di sela-sela acara pembukaan SPC tersebut, Senin (15/6/2009) malam.

Hodiyono mengatakan, kehadiran SPC  merupakan suatu berkat bagi keluarga mereka. Selain itu, kehadiran SPC membantu menyerap tenaga kerja di kota ini.  Dia mengakui, dengan membuka pusat perbelanjaan yang terfokus pada bisnis HP berserta aksesorisnya dapat membantu masyarakat di daerah ini untuk membeli HP.

"Kalau buka tempat usaha begini kita hanya meraih untung mulai dari Rp5.000,00 sampai Rp 10.000,00. Dan, itu dari hasil keuntungan penjualan yang ada, baik HP maupun aksesorisnya. Namun, intinya kami membantu masyarakat," kata Hodiyono.

Menurut dia, masyarakat NTT umunya dan warga Kota Kupang khususnya sudah memiliki pemahaman tentang pusat perbelanjaan, terutama soal HP dan aksesorisnya. Masyarakat, katanya, selalu mencari beberapa kebutuhan pada satu tempat yang sama, sehingga pemahaman itulah yang mendorong pihaknya membuka pusat perbelanjaan berbagai macam HP dan aksesorisnya.

"Kalau kita jalan ke Jawa, semua kebutuhan yang spesifik itu disiapkan pada satu pusat perbelanjan atau tempat. Apa yang kami lihat itu menjadi motivasi bagi kami untuk membuka pusat perbelanjaan HP di sini. Kenapa di Jawa bisa, di Kupang tidak!" ujarnya. (yel)
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved