|
NTT Kekurangan 13.000 Guru
Spirit NTT Nomor 176 Tahun IV, Edisi 14-20 September 2009
Selasa, 15 September 2009 | 18:20 WITA
KUPANG, SPIRIT--Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini masih kekurangan sedikitnya 13.000 guru dari kebutuhan guru sebanyak 63.000 untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). "Kita masih kekurangan sedikitnya 13.000 guru untuk semua tingkatan pendidikan," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) NTT, Thobias Uly, di Kupang, Selasa (8/9/2009). Jumlah guru yang ada saat ini, kata Uly, sebanyak 50.000 dan paling banyak adalah guru SD mencapai 25 ribu. Guna memenuhi kebutuhan guru tersebut, kata Uly, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar pada setiap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) diprioritaskan untuk tenaga guru. Setiap tahun kabupaten/kota mendapat alokasi penerimaan CPNSD 400-500 orang. Itu bisa dimanfaatkan untuk tenaga guru yang masih kurang. "Selama ini, perhatian pemerintah kabupaten/kota terhadap tenaga guru masih sangat kurang, di mana penerimaan tenaga guru masih sangat terbatas," katanya. Penjabat Sabu Raijua ini mengungkapkan, kekurangan guru tersebut akan mempengaruhi pemberlakuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada 2010 mendatang. "Pada 2010 semua sekolah wajib menerapkan sistem KTSP, karena ujian nasional (UN) tahun ajaran 2009-2010 sudah gunakan sistem itu," katanya. Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di NTT untuk menerapkan sistem tersebut dan rata-rata di semua sekolah sudah terapkan sistem tersebut. "Walaupun sedikit berpengaruh dengan jumlah guru, namun rata-rata sekolah-sekolah di daerah ini sudah terapkan sistem itu," katanya. (ant)
komentar
|
|