Warga NTT agar Dukung TNK
Spirit NTT Nomor 175 Tahun IV, Edisi 7-13 September 2009
Senin, 14 September 2009 | 12:16 WITA

LABUAN BAJO, SPIRIT--Kepala Balai Taman Nasional Komodo (TNK), Drs. Tamen Sitorus, M.Sc, mengajak warga NTT untuk memberi dukungan terhadap TNK agar masuk sebagai salah satu finalis New Seven Wonders. Sebab TNK merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang ikut bertarung dalam dalam kontes dunia itu.

Kepada SPIRIT NTT di Labuan Bajo, Sabtu, (24/8/2009), Sitorus juga menyayangkan sikap masyarakat Indonesia, khususnya NTT, yang tidak terlalu antusias memberikan dukungan terhadap TNK untuk menjadi salah satu dari tujuh keajaiban di dunia. Data rendahnya dukungan masyarakat ini, kata Sitorus, diketahui dari hasil voting.

"Coba saja kalau sepuluh persen dari masyarakat Indonesia yang ada saat ini mendukung TNK, maka sudah tentu dukungan itu akan sangat membantu," tuturnya.
Sitorus mengatakan, TNK merupakan salah satu finalis yang mewakili Indonesia untuk dapat menjadi salah satu dari tujuh keajaiban di dunia. Untuk meraih hal itu, TNK harus bersaing dengan peserta negara lain. Dan, untuk 'memenangkan pertarungan' itu masyarakat Indonesia dan NTT harus memberikan dukungan yang besar.

Menurut dia, perkembangan kepariwisataan dari tahun ke tahun di Kabupaten Manggarai Barat, terlihat, obyek wisata TNK menjadi primadona bagi wisatawan. Karena TNK menampilkan pesona wisata alam dan binatang purba komodo, yang tidak ada di belahan dunia manapun saat ini. Karena itu, warga NTT khususnya dan warga Indonesia umumnya harus berbangga dan memberikan dukungan terhadap TNK.

"Jika kita benar-benar cinta negara Indonesia, maka wujudkan kecintaan dan perhatian kita itu dengan sikap sebagai warga negara yang baik. Berikan dukungan kepada TNK," ajak Sitorus. (cc)
 

(Spirit NTT)

Share on Facebook  
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
Copyright © 2009 PERSDA NETWORK – All rights reserved  |  About Us  |  Privacy policy  |  Terms of use  |  Contact Us  |