81 Mayat Istri Titemukan, Polisi Sebarkan Foto Suami Korban - Pos Kupang
Pos Kupang
Mayat Istri Titemukan, Polisi Sebarkan Foto Suami Korban
Rabu, 8 Februari 2012 10:20 WITA
Share |

POS KUPANG.COM, BAJAWA --- Aparat kepolisian Polres Ngada terus menyelidiki kasus penemuan mayat Rofina Ene, warga Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, yang dikubur di samping rumah miliknya, Sabtu (4/2/2012).

Polisi sudah dua hari mencari keberadaan suami korban, Kristoforus Balu, termasuk mengedarkan foto-fotonya di beberapa lokasi di daratan Flores. Suami korban sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Ngada, AKBP Daniel Yudo Ruhoro, melalui Kasubag Humas Polres Ngada, Meman, dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/2/2012), mengatakan, polisi sudah dua hari melakukan pencarian terhadap suami korban, termasuk mengedarkan foto suami korban Kristoforus Balu, baik di polsek-polsek maupun di tempat umum lainnya.

Foto korban diperoleh dari pihak keluarga, juga diambil dari data komputer yang ada di unit pengurusan SIM Polres Ngada. Kebetulan suami korban pernah mengurus SIM di Polres Ngada.
Menurut Meman, pelaku pembunuhan terhadap korban masih dalam penyelidikan polisi, namun dari petunjuk awal, pelakunya sudah mengarah kepada suami korban.

Sebab sebelum penemuan mayat korban, ada laporan kepada pihak kepolisian tentang kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya terhadap korban. Selain itu, istrinya yang nota bene sebagai korban KDRT itu ditemukan sudah meninggal dunia dan dikubur di samping rumah. Dengan demikian, kuat dugaan suaminya terlibat dalam kasus tersebut. 

Dikatakannya, informasi awal tentang KDRT yang menimpa korban sudah diterima polisi tanggal 8 Januari 2012 dan pada tanggal 9 Januari 2012 keduanya menghilang dari rumah.  Keluarga memberikan laporan resmi KDRT tanggal 30 Januari 2012 dan beberapa saksi saat itu sudah dimintai keterangan, termasuk dua anak dari korban.

Meman mengatakan, berkaitan dengan pengembangan kasus tersebut, empat orang saksi sudah dimintai keterangan, termasuk dua anak korban. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara tuntas siapa pelaku pembunuhan terhadap korban dengan bukti hukum yang jelas.

"Satu-satunya cara untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan korban adalah suami korban harus ditangkap dulu. Kita terus mencari suaminya karena istrinya yang nota bene sebagai korban KDRT itu sudah meninggal," tutur Meman.
Untuk diketahui mayat Rofina Ene, warga Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, ditemukan di samping rumah miliknya, Sabtu (4/2/2012), sekitar pukul 15.00 wita oleh beberapa saudaranya.