POS KUPANG.COM, MAUMERE --- Ruas jalan di Kota Maumere saat musim hujan mulai mengalami kerusakkan di bagian pinggir karena terkikis banjir.
Kerusakkan jalan akan semakin parah jika drainase di beberapa titik tidak diperbaikki. Jalan yang dulunya mulus akan mengalami kerusakkan hingga ke bagian badan jalan karena badan jalan tergenang air.
Pantauan Pos Kupang, di Kota Maumere, Senin (6/2/2012) sore, saat hujan deras mengguyur Kota Maumere luapan air di drainase menutup jalan dan masuk ke rumah warga.
Di Jalan Wairklau, Mawar, Gelora, Anggrek, ruas jalan Maumere-Magepanda di Kota Uneng genangan air cukup banyak sehingga mengganggu pengguna jalan.
Luapan air dari drainase meluap membawa material berupa kayu, sampah dan barang bekas memenuhi jalan. Hasilnya, usai hujan reda sampah bertebaran di sepanjang jalan di Kota Maumere.
Kerusakkan jalan di Kota Maumere karena terkikis banjir jika tidak disikapi pemerintah dengan perbaikki drainase maka jalan-jalan yang diperbaikki akan mengalami kerusakkan parah.
Menyikapi itu, Alfian, warga Kota Uneng, yang ditemui, Senin (6/2/2012) sore meminta Pemkab Sikka segera menata kembali drainase yang ada di Kota Maumere sehingga pembuangan air tidak meluap ke badan jalan. Di mana, paparnya, jalan yang telah diperbaikki bisa mengalami kerusakkan.