POS KUPANG.COM, SOE --- Kepala Desa Sabun, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Michael Nenotek mengaku dikeroyok warganya pada 30 Desember 2011 lalu.
Pengeroyokan itu menyebakan ia mengalami luka lecet pada tangannya.
Saat kejadian, ia bersama beberapa orang lainnya berhasil meringkus salah satu pelaku yang terjatuh saat berusaha melarikan diri. Namun, saat menghubungi aparat di Polsek Boking. Bukannya polisi turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung mengamankan pelaku, polisi malah memintah korban membawa pelaku ke kantor polsek. setempat.
"Saat kejadian para pelaku melarikan diri, namun salah seorang atas nama FA terjatuh dan tertangkap lalu diserahkan ke Polsek Boking bersamaan dengan laporan pengeroyokan. Sebelum melapor, Kami sempat telepon pihak Polsek, namun diminta untuk membawa pelaku kesana. Kasus ini belum diproses, namun pelaku sudah dilepas dan setelah di cek ditanggukan oleh Sekdes," katanya.
Nenotek menduga, pengeroyokan itu akibat kasus dugaan perampasan tanah di wilayah itu yang melibatkan para pelaku.