839 Sarjana NTT Siap-siap Diakomodir SM3T - Pos Kupang
Pos Kupang
Sarjana NTT Siap-siap Diakomodir SM3T
Kamis, 2 Februari 2012 12:43 WITA
Share |

POS KUPANG.COM, JAKARTA --- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Musliar Kasim, menegaskan, dalam tahun 2012 ini, para sarjana maupun Perguruan Tinggi (PT) yang ada di NTT akan dilibatkan dalam program Sarjana Mendidik, Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T).

"Apabila dilibatkan dalam proses perekrutan, maka para sarjana asal NTT tidak akan bertugas di NTT, namun bertugas di luar NTT," kata Musliar saat ditemui di Jakarta, Rabu (1/2/2012).. Musliar menjelaskan, perekrutan SM3T tahun 2011 hanya melibatkan PT bekas Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP). SM3T diambil dari 12 PT. "Karena di NTT tidak ada IKIP, maka untuk sementara tidak dilibatkan dalam proses perekrutan SM3T," tandasnya.

Menurut Musliar, program SM3T akan terus dipertahankan karena akan menjadi syarat bagi calon guru di masa mendatang.

Musliar menegaskan bahwa para sarjana yang tergabung dalam SM3T bukan guru, namun para sarjana yang barusan tamat. Penempatan para sarjana tersebut sebagai bentuk pengabadian di daerah-daerah tertinggal, termasuk di NTT. Program tersebut, menurutnya, hampir sama dengan program Indonesia mengajar.

Musliar mengatakan, progam SM3T adalah progam untuk membantu daerah-daerah tertinggal.

Tentang kehadiran para sarjana yang semuanya berasal dari luar NTT, menurut Musliar, sebagai upaya untuk menanamkan rasa ke-Indonesia-an. "Jadi, yang mengajar di NTT bukan hanya para guru dari NTT, namun juga dari luar NTT," tutur Musliar.

Sebagaimana diketahui, NTT mendapat 703 orang SM3T, didistribusi ke sepuluh kabupaten, yaitu Ngada, Manggarai Timur, Sumba Timur, Kabupaten Kupang, Alor, Flores Timur, Lembata, Ende, Manggarai dan Kabupaten Rote Ndao. Alokasi SM3T setiap daerah bervariasi.

Di Kupang, Sekretaris Dinas PPO Propinsi NTT, Yohanis Mau, S.Sos, MM, mengatakan, Pemerintah Propinsi NTT telah mengajukan usulan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar Universitas Nusa Cendana (Undana) dapat dipertimbangkan sebagai salah satu universitas penyelenggara program SM3T. Dengan demikian, memudahkan bagi lulusan FKIP yang dihasilkan berbagai PT untuk mengikuti proses seleksi.

Dalam surat bernomor BU.4261/04/PPO/2012, tertanggal 24 Januari 2012, yang ditujukan kepada Mendikbud, lanjut Mau, Gubernur NTT meminta agar proses rekrutmen dan penempatan guru dilakukan dengan memrioritaskan lulusan guru yang dihasilkan oleh berbagai PT di NTT dengan melibatkan pemangku kepentingan di daerah melalui PTN yang ditunjuk melalui proses transparan dan akuntabel sehingga tidak menimbulkan gejolak pada tataran masyarakat luas.