73 Wabup Sikka: Ebiet Luar Biasa - Pos Kupang
Pos Kupang
Wabup Sikka: Ebiet Luar Biasa
Selasa, 31 Januari 2012 00:27 WITA
Share |

POS KUPANG.COM, MAUMERE --- Wakil Bupati (Wabup) Sikka, dr. Wera Damianus, M.M, memuji Wilifridus Yons Ebiet,  putra Desa Kloangpopot, Kecamatan Doreng-Sikka, karena berani menulis buku tentang Bung Hatta, berjudul Cetusan Hati Demokrasi Bung Hatta. Buku ini menggambarkan pikiran Bung Hatta tentang demokrasi.

"Saya ketika hadir untuk memberikan sambutan acara ini tidak memiliki referensi tentang penulis. Orang Maumere tapi omong tentang Bung Hatta dari Padang. Luar biasa. Bung Hatta yang saya kenal adalah Bapak Koperasi Indonesia dan Bapak Bangsa karena memproklamasikan Kemerdekaan RI tanggal  17 Agustus 1945 bersama Bung Karno," kata Wera Damianus, M.M, pada seremoni peluncuran dan bedah buku  Cetusan Hati Demokrasi Bung Hatta di Aula Sta. Theresia Avilla Maumere, Sabtu (28/1/2012) pagi. Buku setebal 127 halaman ini, ditulis  Wilifridus Yons Ebiet

"Banyak penulis di Maumere yang menulis di dinding tembok  Kota Maumere. Judul yang ada di tembok coba kita amati. Ini merupakan semua kreativitas yang tidak pernah mati. Mungkin karena tulisan mereka tidak dimuat di koran lalu mereka berkreasi di tembok. Mungkin perlu ada dinding tembok besar sehingga mereka bisa menulis di tembok itu lalu kita beri penilaian," kata Wabup Wera.

Orang nomor dua di Sikka ini juga berterima kasih kepada penulis karena telah menulis buku tentang Buku Hatta. Apalagi penulis adalah orang Sikka. "Saya sudah beberapa kali hadir dalam acara peluncuran buku di Kota Maumere. Tetapi kursi untuk peserta selalu banyak yang kosong dan tidak terisi. Kesimpulan saya sementara kita (Orang Maumere, Red) omong besar tapi nilai ilmiah tidak ada sehingga kualitasnya kita ragukan," kata Wabup Wera.

Wabup Wera mempertanyakan banyak kepala dinas dan undangan yang tidak hadir dalam acara peluncuran dan bedah buku itu.
Dionisius Dewa, S.E, Panitia Pelaksana,  mengatakan, peluncuran dan bedah buku Cetusan Hati Demokrasi Bung Hatta bertujuan tidak lain untuk  mengingatkan semua kalangan agar tidak melupakan warisan-warisan pemikiran para tokoh bangsa seperti Bung Hatta yang layak dijadikan sebagai cermin demokrasi di tengah-tengah keberanian orang untuk menciderai demokrasi.

Penulis Yons Ebit, yang kini sedang menyelesaikan gelar masternya di Universitas Nasional Jakarta di bidang ekonomi politik ini juga menyerahkan buku karyanya itu  kepada Wakil Guru, Kadis PPO Sikka dan Wabup Sikka. Pembedah buku Yons Ebit adalah Viator Parera dan Paulus Nong Susar.