POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO --- Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Kota Labuan Bajo, dan sekitarnya, Senin (23/1/2012), petang, mengakibatkan bangunan lama berukuran 6 x 24 meter, pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kaper, ambruk.
Akibatnya, dua rombongan belajar pada sekolah tersebut, yakni kelas IV dan V, harus menjalani proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di teras sekolah dan naungan pohon, untuk lima jam pelajaran pertama. Setelah itu dilanjutkan KBM di dalam ruangan kelas setelah anak-anak kelas I, pulang.
Kepala Sekolah SDN Kaper, Heribertus Klawu (41), yang ditemui Pos-Kupang.Com, Selasa (24/1/2012), di kompleks sekolah tersebut, menjelaskan, kegiatan KBM untuk kelas IV dan V, sejak satu bulan terakhir memang sudah tidak lagi menggunakan bangunan tersebut.
Bahkan peoses KBM berlangsung pada teras sekolah jika hujan. Namun jika cuaca cerah maka proses KBM dilaksanakan di bawah naungan pohon yang ada di halaman sekolah tersebut.
“Memang sudah satu bulan terakhir, kita sudah tidak menggunakan bangunan tersebut, untuk mengantisipasi kajadian seperti ini (ambruk, Red), karena memang kondisi bangunannya sudah sangat memprihatinkan. Untung kemarin kejadiannya sore hari, dan juga sedang liburan, sehingga tidak ada korban jiwa,” jelas Heribertus.
Menurut Heribertus, peristiwa ambruknya bangunan sekolah tersebut, selain disebabkan oleh angin kencang dan hujan deras yang mengguyur Kota Labuan Bajo dan sekitarnya, juga karena memang bangunan tersebut sudah tua, dan tidak layak untuk digunakan lagi, bahkan sudah sangat berbahaya untuk digunakan sebagai ruang untuk KBM.
“Tadi saya sudah minta salah satu guru bantu saya foto bangunan yang ambruk ini, supaya nanti dicetak, untuk besok (hari ini, Red) kami buat laporan resmi ke dinas, melalui bagian UPTD Pendidikan Dasar, untuk dapat diperhatikan,” tandasnya.
Jumlah Murid di SDN Kaper Setiap Kelas
Kelas I : 41
Kelas II : 35
Kelas III : 40
Kelas IV : 31
Kelas V : 35
Kelas VI : 23
Total : 205
Sumber: Kepala SDN Kaper.