POS KUPANG.COM, WAINGAPU --- Kurang lebih 300 anak tamatan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sumba Timur hingga saat ini belum terima ijasah.
Hal ini disebabkan, sekitar 20 sekolah asal para murid tersebut tidak memiliki kepala sekolah defenitif. Selain itu, guna melanjutkan pendidikan ke bangku Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) mereka hanya berbekal surat tanda tamat belajar.
Kepada Pos Kupang, di ruang kerjanya, Jum'at (30/12/2011), Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (PPO) Sumba Timur, Obet Hingulara, mengatakan, sekitar 300 anak di daerah itu yang telah tamat dari bangku SD hingga sekarang belum mengantongi ijasah.
"Sekitar 300 anak dari 20 SD yang sampai sekarang belum punya ijasah, karena belum diambil dari sekolah," katanya.
Alasan mengapa hingga saat ini ke - 300 anak di daerah itu belum memiliki ijash disebabkan oleh beberapa factor diantaranya, belum ditandatangani oleh kepala sekolah masing - masing.
Hal ini disebabkan, sejumlah kepala sekolah di daerah itu sudah dinyatakan pensiun sejak bulan Mei dan Juni 2011. Akibatnya ijasah para siswa yang telah tamat tidak bisa diproses karena membutuhkan tandatangan kepala sekolah.
Meskipun demikian, hingga saat ini sekolah - sekolah tersebut belum memiliki kepala sekolah defenitif dan masih dalam diproses mutasi oleh yang berwenang. "Kita sudah ajukan nama - nama calon kepala sekolah pengganti tapi sampai saat ini belum ada jawaban dari atas," jelasnya.