91 AusAid Bantu 198,5 Ton Benih Jagung - Pos Kupang
Pos Kupang
AusAid Bantu 198,5 Ton Benih Jagung
Sabtu, 19 November 2011 00:16 WITA
Share |
Berita Terkait

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU -- AusAid bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengucurkan bantuan 198,5 ton benih jagung komposit untuk petani di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada musim tanam 2011/2012.


Bantuan benih jagung untuk lahan seluas 7.940 hektar di TTU itu disalurkan melalui  unit cabang Benih Nasional.  Bantuan benih jagung tersebut merupakan dukungan Pemerintah Australia kepada Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di TTU yang selama dua tahun terakhir mengalami gagal panen dan gagal tanam.


Benih bantuan AusAid itu diserahkan langsung  Kepala Bidang Budidaya Jagung Direktorat Jenderal  Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Bambang Sugiharto kepada Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, di Aula Serba Guna, Badan Bimmas Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian Peternakan (BKP3) TTU, Rabu (16/11/2011). 

Selanjutnya Bupati Raymundus menyerahkan secara simbolis bantuan benih jagung tersebut kepada dua perwakilan petani di daerah itu. Penyerahan benih jagung kepada Bupati  TTU dan petani di daerah itu disaksikan langsung Unit Manager Rural Development Unit Australian Agency For International Development, Jeremy Stringer. Benih bantuan AusAid tersebut saat ini sedang dalam perjalanan menuju Kupang.


Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten TTU, Marselima Sumu, yang ditemui usai penyerahan benih jagung komposit  tersebut kepada petani, mengatakan, penyerahan benih kepada petani pada hari itu dilakukan secara simbolis karena benih tersebut masih dalam perjalanan menuju Kupang.  Benih yang ada diperkirakan baru tiba di TTU minggu depan.


Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt pada kesempatan itu, mengatakan, ada dua hal yang menjadi kendala bagi pemerintah dan masyarakat TTU menghadapi musim tanam tahun 2011/2012, yaitu benih dan air.  
Untuk masalah benih, kata Raymundus,  Kabupaten TTU mendapat bantuan benih dari AusAid melalui Cadangan Benih Nasional (CBN) sebanyak 198,5 ton untuk lahan seluas 7.940 hektare dan benih jagung hibrida sebanyak  51.000 ton untuk 3.400 hektare dari APBN-P.


Benih dari APBN-P, jelas Raymundus, sudah tiba di Kupang dan dalam pekan ini sudah bisa didistribusikan kepada petani. Sedangkan benih bantuan AusAid melalui  CBN masih dalam perjalanan menuju Kupang.


Raymundus mengungkapkan, meskipun benih yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan benih petani di daerah itu pada musim tanam tahun ini, namun sangat membantu mengurangi beban pemerintah daerah. “Lahan yang sekarang siap ditanami 18.000 lebih hektar. Sedangkan benih yang ada hanya untuk 11.340 hektar. Masih ada 7.000 lebih hektar yang tidak terkover oleh benih yang ada,” kata Raymundus diamini Marselina.


Marselina menambahkan, pihaknya masih terus berupaya  mencari bantuan benih untuk mengatasi kekurangan yang  ada. Sementara untuk mengatasi kekurangan air, Bupati Raymundus mengungkapkan, pemerintah daerah baik melalui APBD II maupun bantuan Pusat dan Propinsi NTT berupaya untuk membangun embung secara bertahap di daerah itu.


Raymundus mengungkapkan, kebutuhan ideal embung di daerah itu dua unit per desa. Sedangkan kondisi yang ada saat ini, katanya, tidak semua desa memiliki embung.


“Strategi untuk mengatasi kekurangan air dengan membangun embung, tempat-tempat jebakan air dan sumur bor. Namun karena katerbatasan keuangan daerah, tidak semua desa ada embung dan tempat jebakan air,” kata Raymundus.