169 Tata Larantuka Butuh Kerelaan Masyarakat - Pos Kupang
Pos Kupang
Tata Larantuka Butuh Kerelaan Masyarakat
Sabtu, 12 November 2011 01:10 WITA
Share |

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA -- Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Flores Timur (Flotim), Theodorus Hadjon mengaku sulit menata Kota Larantuka ke depan.
“Sulit memang mengembangkan kota ini. Paling hanya menata yang ada sekarang. Itu sulit sekali, butuh kerja sama dan kerelaan masyarakat,” kata Theodorus kepada Pos Kupang di kantornya, Rabu (9/11/2011).


Theodorus mengatakan, peran serta lurah dan para camat sangat menentukan pengawasan pembangunan pemukiman penduduk yang tidak sesuai dengan peruntukan ruang kota. Peran lurah sebagai kepala wilayah setempat sangat penting.
“Kami di bappeda ini kan tidak memiliki kewenangan untuk menindak. Kita memberikan konsep tata ruangnya. Kemudian dinas terkait lain seperti PU menjadi instansi teknis menata bangunan yang ada di dalam kota,” kata Theodorus.


Theodorus menjelaskan, bappeda menetapkan tata ruang. Menyampaikan kepada instansi teknis kelayakan ruang, sesuai pembagian kawasan baik untuk pengembangan pemukiman atau wilayah industri dan lain sebagainya.
“Tetapi kembali kepada pemerintah kelurahan untuk mengawasi pembangunan pemukiman. Supaya warganya tidak menjadi korban jika pemanfaatan ruang itu tidak sesuai peruntukannya,” kata Theodorus.


Akhir-akhir ini, jelas Theodorus, peran lurah di Kota Larantuka sangat membantu. Beberapa lurah yang menyaksikan warganya membangun rumah langsung menelepon bappeda menanyakan apakah layak bangunan itu berdiri. Kalau tidak, lurah akan melarangnya demi masyarakat itu sendiri.