POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kabupaten Sumba Barat mempromosikan hasil karya tangan kreatif menciptakan alat teknologi tepat guna (TTG) untuk mengolah buah kelapa, di Kendari, Propinsi Sulawesi Tenggara. Alat TTG yang dipromosikan itu, yakni alat pengupas sabut kelapa, pengupas batok kelapa, pemeras santan kelapa dan perangkat alat tenun ikat motif Sumba Barat dari Kecamatan Loli.
Seksi Humas DPRD Sumba Barat, Drs. John Sehadun, menyampaikan hal tersebut dalam press release-nya yang dikirim ke Redaksi SKH Pos Kupang, Sabtu (22/10/2011).
Menurut Sehadun, peralatan TTG ini dipamerkan dalam suatu stand Propinsi NTT yang tergabung dengan kabupaten lain. Dalam pameran ini juga telah disiapkan berbagai perangkat kerasnya, seperti buah kelapa yang dibeli di Kendari maupun bahan-bahan lokal lainnya.
Kepala BPMD Sumbar, Ir. Yanis Loebaloe, M.Si di sela-sela kesibukannya di tempat pameran itu mengatakan, alat-alat TTG ini termasuk peralatan tenun yang dibawa dari Waikabubak melalui pesawat bersama tenaga teknisnya, yaitu Dominggus Mete, Melkianus Dapa Ole dan Ina Loru Ganna.
Saat ujicoba, kata Yanis, banyak pengunjung yang berminat bahkan ada yang menawarkan alat TTG ini untuk membelinya serta kain motif Sumba.
Selain pameran dari Sumba Barat, beberapa kabupaten yang ikut mempromosikan teknologi yang dihasilkan dengan ciri khas daerahnya, seperti dari Kabupaten Rote Ndao (minyak kelapa murni, atraksi lagu sasando dengan busana khasnya), Manggarai Barat (kain songke, gambar varanus komodo dan kacang mete), Sumba Timur (kain Kaliudang), Kabupaten Kupang dan Alor.
Para pejabat dari Sumba Barat yang hadir menyaksikan pameran tersebut, antara lain Wakil Bupati, Reko Deta, S.Ipem. Ketua DPRD, Daniel Bili, S.H, didampingi Wakil Ketua DPRD, Alexander R Dapawole, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sumbar, Lunga Beby Pandango-Wadoe dan Maria Hambuwali.
Stand Propinsi NTT berdampingan dengan Stand Propinsi NTB dan Papua Barat yang letaknya cukup strategis dan luas sehingga pengunjung memadati stand Propinsi NTT itu.