POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK -- Sebanyak 17 ekor kerbau milik R Karedu, warga Kampung Galu Karabu, Desa Tanah Modu, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, hilang dirampok kawanan pencuri yang berjumlah sekitar 50-an orang, Kamis (6/10/2011) pukul 02.00 Wita. Setelah dicari, kerbau tersebut ditemukan di Pahoru Nibu, Desa Dokakaka, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.
Hilangnya 17 ekor kerbau itu baru diketahui pemiliknya sekitar pukul 07.00 Wita saat hendak mengeluarkan kerbau tersebut dari kandang yang berada di halaman rumahnya.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke aparat Polsek Katikutana. Berkat kesigapan aparat Polsek Katikutana yang di-back up aparat Polres Sumba Barat serta dukungan warga Desa Tanah Modu dan warga Loli, Kabupaten Sumba Barat, pencarian 17 ekor kerbau tersebut pun dilakukan.
Setelah hampir seharian mencari, mereka akhirnya berhasil menemukan 16 ekor kerbau di kawasan hutan lebat di Pahoru Nibu, Desa Dokakaka, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat sekitar pukul 17.30 Wita.
Sementara satu ekor lainnya dipotong untuk menghilangkan jejak pencarian. Artinya, bila semua hewan sudah ditemukan maka pemilik dan aparat keamanan tak mungkin melakukan pencarian lagi. Hal tersebut tentu menguntungkan para perampok.
Kawasan hutan tempat 16 ekor kerbau itu ditemukan merupakan wilayah perbatasan antara Kecamatan Loli dan Kecamatan Tanah Righu. Sementara para pelaku diduga telah melarikan diri sesaat setelah melihat aparat kepolisian tiba di lokasi itu.
Kepala Kesbangpol Linmas Kabupaten Sumba Tengah, Umbu Windi, dan Kasat Pol PP Sumba Tengah, Chris Taka Djaji, yang ditemui Pos Kupang di tengah kesibukannya mengatur warga menaikkan 16 ekor kerbau ke atas truk di lapangan Manda Elu, Kamis (6/10/2011) sekitar pukul 21.48 Wita, mengatakan, sepanjang hari tak pernah istirahat sedikitpun mereka mencari kerbau itu dengan menyisir wilayah perbatasan Sumba Tengah dengan Sumba Barat.
Selanjutnya mereka mendapat banyak informasi ada dugaan 17 ekor kerbau berada di sekitar kawasan Loli.
Berdasarkan informasi itu, mereka membagi dalam beberapa kelompok mencari hingga menemukan di kawasan hutan Pahoru Nibu, Desa Dokakaka, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, sekitar pukul 17.30 Wita.
Kawanan pencuri itu diperkirakan menyembunyikan kerbau tersebut hanya bersifat sementara sambil memantau kondisi keamanan untuk selanjutnya akan dilepas ke wilayah Palla, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya atau ke Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Selanjutnya, kawanan pencuri itu menyeberangkan kerbau melalui Dikira di Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya untuk selanjutnya menuju Kodi.
Disaksikan Pos Kupang, Kamis (6/10/2011) sekitar pukul 22.00 Wita, 16 ekor kerbau tiba di Mapolres Sumba Barat dengan kawalan ketat aparat kepolisian serta puluhan warga Sumba Tengah yang ikut mencari. Sesaat sebelumnya, belasan ekor kerbau itu digiring menuju lapangan Manda Elu Waikabubak untuk selanjutnya dinaikan ke truk.