SEPAKBOLA adalah olahraga beregu yang memiliki visi dan misi tersediri. Setiap tim ada penjaga gawang, pemain belakang yang terdiri dari bek kiri dan kanan, libero dan stoper. Pemain tengah terdiri dari gelandang kiri dan kanan, playmaker, gelandang bertahan, serta penyerang depan.
Selanjutnya tim tersebut di atur oleh pelatih, asisten pelatih, dokter, masseur dan psikolog. Permainan sepakbola dipimpin oleh seorang kapten. Kapten tersebut memiliki tugas untuk mewakili teman-teman seregu dalam memimpin dan juga mengajukan protes kepada wasit jika ada keputusan wasit yang dianggap salah. Seorang kapten tentu dipilih secara selektif oleh pelatih, manager dan ofisial lainnya.
Pemain yg ditetapkan sebagai starting tentu menurut seorang pelatih adalah yang terbaik sebab kemenangan selalu menjadi kunci utama dalam sebuah pertandingan. Jika seorang pelatih salah menurunkan pemain maka akibat yang akan muncul adalah tim tersebut bisa mengalami kekalahan. Demikian juga jika pergantian pemain yang salah maka, strategi yang sudah dirancang secara baik menjadi mubasir karena pemain tidak dapat menjalankan instruksi pelatih.
Demikian juga dalam organisasi baik itu instansi pemerintah maupun swasta. Jika dalam perjalanan kepemimpinan seseorang diibaratkan sebagai seorang pelatih dalam sepakbola maka tugas para pemain yang merupakan bawahannya tentu harus memiliki pemahaman dan pengertian yang jeli terhadap strategi yang diinginkan oleh seorang pelatih.
Pemilihan seorang kepemimpin atau pelatih tidak terlepas dari kualitas, kinerja dan juga paham tentang basic science dan basic skill dari teori leadership sesuai konsep kepemimpinan yang merakyat. Gunakalah filosofi sepakbola dalam mencari seorang pemimpin yang memiliki visi dan misi untuk membawa timnya menjadi juara. Demikian juga pemimpin yg ideal adalah pemimpin yang dapat mengedepankan kepentingan umum dibanding dengan kepentingan pribadi.
Sepakbola adalah permainan kolektif dan kerjasama yang tepat akan memberikan hasil yang positif dalam pertandingan. Jangan lupa bahwa permainan sepakbola diatur oleh waktu. Dalam sebuah konsep kepemimpinan, waktu merupakan momentun yang berharga. Jadikanlah itu sebagai sebuah komitmen yang berharga untuk berbuat yang terbaik agar memperoleh hasil yang maksimal selama masih ada kesempatan utk memimpin.
Jadikanlah itu sebagai catatan sejarah dalam hidup. Prinsip history maker menjadi impian banyak orang tetapi tidak semua orang dapat. Menjadi pemimpin yang baik dalam tim jika filosofi sepakbola belum menjadi kajian terpenting dalam hidupnya. Semoga! **