FLORESSTAR, MAUMERE - Menjelang bulan puasa tahun ini, harga beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula dan telur mengalami kenaikan dalam dua pekan terakhir. Kenaikan itu rata-rata sebesar Rp 5.000. Demikian pengakuan beberapa pedagang sembako di Maumere, Kamis (28/7/2011).
Pemilik Kios Semangat, Agus Dwiyono, merincikan beras merek Tugu Buaya ukuran 20 kilogram (kg) meningkat jadi Rp 166 ribu dari sebelumnya Rp 160 ribu. Beras cap Unta ukuran 20 kg, meningkat menjadi Rp 135 ribu dari sebelumnya Rp 130 ribu. Beras kepala Sentra Ramos naik dari Rp 135 ribu menjadi Rp 140 ribu per karung.
Beras cap Sayur ukuran karung 25 kilogram meningkat jadi Rp 165 ribu dari sebelumnya Rp 150 ribu. Beras biasa ukuran 50 kilogram naik dari Rp 285 ribu menjadi Rp 300 ribu. Beras Empat Mata ukuran 20 kg harganya kini Rp 155 ribu. Beras Bramo yang biasa dijual per kilogram, naik dari Rp 7.000 menjadi Rp 8.000 per kg.
Pedagang lain yang ditemui, Mulyamin yang juga pemilik Kios Sepakat menambahkan, kenaikan harga beras itu berdampak pada konsumen. “Konsekuensinya ada mas. Kalau sebelumnya mereka beli beras paling kurang 10 kilogram, kini mereka hanya beli 5 kilogram. Lebih banyak suka eceran gitu,” kata Mulyamin.
Mulyamin mengakui dua minggu terakhir, harga gula pasir mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga satu karung Rp 175 ribu kini meningkat menjadi Rp 185 ribu. Agus dan Mulyamin menjual gula pasir kepada konsumen Rp 11 ribu per kg. “Belum rugi kalau dijual seperti itu, ”ujar Mulyamin.
Telur ayam juga mengalami kenaikan dari sebelumnya per papan Rp 32 ribu kini menjadi Rp 33.000. Mulyamin mengakui stok telur di kiosnya habis karena pasokan dari agen belum ada. Tidak diketahui penyebabnya. Namun diduga akibat transportasi laut yang tidak lancar akhir-akhir ini. Sedangkan kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng berbagai merek masih stabil. “Yang naik beras, gula dan telur saja,” jelas Mulyamin. (kk)