119 Harga Beras, Gula dan Telur Ayam di Maumere Naik - Pos Kupang
Pos Kupang
Harga Beras, Gula dan Telur Ayam di Maumere Naik
Senin, 1 Agustus 2011 09:43 WITA
Share |

FLORESSTAR, MAUMERE - Menjelang bulan puasa tahun ini, harga beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula dan telur mengalami kenaikan dalam dua pekan terakhir. Kenaikan itu rata-rata sebesar Rp 5.000.  Demikian pengakuan beberapa pedagang sembako di Maumere, Kamis (28/7/2011).

Pemilik Kios Semangat,  Agus Dwiyono, merincikan  beras merek Tugu Buaya ukuran 20 kilogram (kg) meningkat  jadi Rp  166 ribu dari sebelumnya Rp  160 ribu. Beras cap Unta ukuran  20 kg, meningkat menjadi Rp  135 ribu  dari sebelumnya Rp  130 ribu.  Beras kepala Sentra Ramos naik dari Rp 135 ribu menjadi Rp  140 ribu per karung.

Beras cap Sayur  ukuran karung 25 kilogram meningkat  jadi Rp  165 ribu dari sebelumnya  Rp 150 ribu. Beras biasa ukuran 50 kilogram naik dari Rp  285 ribu menjadi Rp  300 ribu. Beras Empat Mata ukuran 20 kg  harganya kini Rp  155 ribu. Beras Bramo yang biasa dijual per kilogram,  naik dari Rp  7.000 menjadi  Rp  8.000 per  kg.

Pedagang lain yang ditemui, Mulyamin yang juga  pemilik Kios Sepakat menambahkan, kenaikan harga beras itu berdampak pada konsumen.  “Konsekuensinya ada mas. Kalau sebelumnya mereka beli beras paling kurang 10 kilogram, kini mereka hanya beli 5 kilogram. Lebih banyak suka eceran gitu,” kata Mulyamin.

Mulyamin mengakui dua minggu terakhir, harga gula pasir mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga satu karung Rp  175 ribu kini meningkat menjadi Rp 185 ribu.  Agus dan Mulyamin menjual gula pasir kepada konsumen  Rp 11 ribu per kg. “Belum rugi kalau dijual seperti  itu, ”ujar Mulyamin.

Telur ayam  juga mengalami kenaikan dari sebelumnya per papan Rp  32 ribu kini menjadi Rp  33.000.  Mulyamin mengakui stok telur di kiosnya  habis karena pasokan dari agen belum ada. Tidak diketahui penyebabnya. Namun diduga akibat  transportasi laut yang tidak lancar akhir-akhir ini. Sedangkan kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng berbagai merek masih stabil. “Yang naik beras, gula dan telur saja,” jelas Mulyamin.  (kk)