TIM putri Gresik Petrokimia kembali menelan kekalahan. Mereka gagal menghadang laju Jakarta Popsivo Polwan pada pertandingan babak empat besar Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 di GOR Ken Arok Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/5/2011).
Petrokimia, yang sempat tertinggal 0-2, bisa sempat bangit untuk menyamakan skor 2-2. Sayang, di set penentuan mereka justru tidak mampu memanfaatkan momentum dan akhirnya menyerah 2-3 (8-25, 15-25, 25-21, 25-23, 10-15). Kekalahan ini menjadi yang kedua setelah pada pertandingan pertama, Jumat (6/5/2011), mereka dibekuk favorit juara Jakarta Electric PLN dengan skor telak 0-3.
"Kendati kalah, tapi anak-anak sudah memberikan perlawanan ketat. Berarti mental mereka juga sudah makin bagus dibanding laga sebelumnya," kata Pelatih Gresik Petrokimia, M Hanafiah, usai pertandingan.
Petrokimia nyaris menelan kekalahan lebih cepat, ketika pada set keempat sudah tertinggal jauh 19-23 dari Popsivo. Tetapi, Lilien Lindawati dkk tidak mau menyerah begitu saja dan tetap memberikan perlawanan, sehingga bisa mengumpulkan poin satu demi satu dan menang 25-23. Momentum kebangkitan ini ternyata tidak mampu diteruskan anak-anak Petrokimia pada set penentuan. Permainan mereka kembali kacau dan langsung tertinggal 0-5 hingga akhirnya kalah 10-15.
"Saya melakukan eksperimen di set kedua dengan merotasi pemain, ternyata hasilnya malah bagus. Set kelima Popsivo lebih siap dan beruntung," ucap Hanafiah. Ia berharap permainan timnya bisa kembali meningkat saat menghadapi Jakarta TNI AU, Minggu (8/5/2011).
Pelatih Popsivo Muhammad Ansori mengakui timnya masih sering bermain kurang sabar dan terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan. "Kejadian saat lawan Jakarta TNI AU kembali terulang hari ini. Kalau mau sabar, harusnya set keempat kami bisa ambil," tuturnya. (kompas.com)