159 Rekam Adegan Mesum, Gagal Ikut UN - Pos Kupang
Pos Kupang
Rekam Adegan Mesum, Gagal Ikut UN
Selasa, 19 April 2011 15:31 WITA
Share |

POS KUPANG.Com  -- Salah seorang siswa kelas III  SMAN I, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur  menerima kenyataan pahit. Ia gagal mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (18/4/2011), karena merekam adegan mesum dalam hand-phone (HP)/telepon genggam dengan  pacarnya yang adalah  adik kelasnya di sekolah itu.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Timur, Drs. Slamat Frans, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan  Sekolah Menengah, Drs. Marsel Galmin, menyampaikan hal itu saat ditemui FloresStar di ruang kerjanya, Senin (18/4/2011).


Dia ditemui untuk menanyakan jumlah siswa  SMA/SMK/sekolah sederajat yang tidak mengikuti UN di wilayah Manggarai Timur.

Galmin mengatakan, siswa itu tidak diizinkan mengikuti UN setelah pihak sekolah rapat bersama beberapa waktu lalu. Rapat membahas tindakan yang dibuat oleh siswa sekolah itu.

Apalagi, jelas Galmin, sekolah telah mengeluarkan keputusan No. 61/I21.29/SMAN I/MN/VIII/2010. Keputusan tersebut menjadi aturan yang harus ditaati oleh setiap siswa. Namun yang bersangkutan merekam adegan mesum bersama kekasihnya. Bukti adegan mesum itu dikantongi pihak sekolah sehingga  sekolah bersama 38 guru memutuskan untuk mengeluarkan siswa itu.

"Kepala sekolah SMAN I Sambi Rampas, Benyamin Taso sudah dipanggil untuk klarifikasi. Pihak sekolah memiliki bukti yang valid (kuat) sehingga siswa itu dikeluarkan dari sekolah," kata Galmin.

Dia menjelaskan, ada  pertimbangan rasional  sehingga  dikeluarkan  dan tidak mengikuti UN, yakni melakukan tindakan asusila. "Orang tuanya sudah menerima keputusan itu," katanya.

Menyinggung jumlah peserta  UN SMA/SMK/sekolah sederajat di Manggarai Timur, Galmin menjelaskan, ada 15 SLTA dan SMK dengan total siswa 1.459. Rinciannya, 1.303 siswa SMA dan 150 siswa SMK. Pelaksanaan UN  hari pertama berlangsung aman dan tertib. (lyn)