LEWOLEBA, POS KUPANG.Com -- Waktu penyerahan berkas perbaikan bakal pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Lembata, diperpanjang hingga 7 Maret 2011. KPUD Lembata mengaku keliru dalam penyampaian sebelumnya.
Ketua KPUD Lembata, Wilhelmus Panda Mana Apa, S.Ip menjelaskan hal ini saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (1/3/2011).
Menurut dia, terdapat perbedaan pemahaman dalam memahami surat yang dikeluarkan oleh KPUD Lembata sebelumnya mengenai proses penyerahan berkas tahap kedua setiap bakal pasangan calon, yang dilakukan sesuai rekomendasi dari KPUD Lembata pada verifikasi tahap pertama.
"Ada sedikit kekeliruan dalam memahami surat kami, sehingga sebagian besar bakal pasangan calon berpikir kemarin (Senin), adalah batas penyerahan berkas. Tetapi, yang sebenarnya penyerahan berkas perbaikan itu masih dapat dilakukan oleh setiap bakal pasangan calon yang ada, hingga tanggal 7 Maret mendatang," jelasnya.
Karena itu, lanjut Mana Apa, pihaknya sudah kembali menyurati semua bakal pasangan calon yang ada, dan menyampaikan bahwa penyerahan berkas perbaikan bakal pasangan calon yang ada, masih dapat dilakukan hingga tanggal 7 Maret 2011.
"Karena adanya perbedaan pemahaman sehingga kami sudah kembali surati semua bakal pasangan calon, baik dari partai politik, gabungan partai politik, dan juga dari perseorangan untuk diketahui, proses ini baru akan berakhir tanggal 7 Maret mendatang," katanya.
Juru Bicara KPUD Lembata, Michael Satria Wulan Betekeneng, A.Ma, mengatakan, hingga Selasa (1/3/2011) siang, ada enam paket yang menyerahkan kembali berkas kelengkapannya.
"Sampai dengan saat ini baru enam paket yang menyerahkan berkas pencalonannya. Ada yang langsung diserahkan oleh calonnya sendiri, ada juga yang diserahkan oleh timnya, dan itu sah. Karena tidak ada aturan yang mewajibkan untuk diserahkan langsung oleh bakal pasangan calon sendiri. Sedangkan lima paket lainnya hanya baru sebatas melakukan konsultasi-konsultasi, tetapi belum menyerahkan kelengkapan berkasnya untuk diverifikasi lebih lanjut," jelas Betekeneng.
Menurut Betekeneng, enam bakal pasangan calon yang sudah menyerahkan berkasnya, yaitu Paket Sinar (Anthanasius Aur Amuntoda-Bernardus Boli Hipir), Paket Lembata Baru (Eliaser Yance Sunur-Viktor Mado Watun), Paket Titen (Herman Loli Wutun-Viktus Murin), Paket Jhonson (Johanes Lake-Simon Geletan Krova), Paket LiRik KusPlus (Bediona Philipus-Ferdrikus Wilhelmus Wahon) dan Paket Kasih (Lukas Lipatama Witak-Muhidin Ishak) yang merupakan calon perseorangan.
Sementara lima paket lainnya, yakni Paket Ayo (Andreas Nula Liliweri-Yoseph Meran Lagaur), Paket Petani (Petrus Tawa Langoday-Akhmad Bumi) dan Paket Firman (Frans Making-Usman Syarif), Paket Papanimun (Paulus Doni Ruing-Paulus Mujeng) serta paket Titehena (Gabriel Toby Sona-Geradi Tukan) belum menyerahkan berkas perbaikan.
Paket Kasih
Bakal calon Bupati Lembata dari Paket Kasih, Lukas Liatama Witak, Selasa (1/3/2011) terlihat ada di RSU Prof. Dr. WZ Johannes Kupang, dr. Alphonsius Anapaku.
Lukas Witak bersama dua orang pendampingnya duduk di depan kantor Direktur RSUD Kupang, dr. Alphonsius Anapaku. Asisten II Sekda Kabupaten Lembata itu enggan menjelaskan tujuan kedatangannya di RSUD Kupang. Beberapa waktu sebelumnya, Lukas Witak bersama pasangannya dan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Lembata lainnya menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Kupang. "No comment. Tunggu semuanya sudah jelas," kata Lukas saat ditemui Selasa kemarin.
Informasi yang diperoleh Pos Kupang dari seorang anggota rombongan Lukas Witak, mengatakan tujuan kedatangan mereka menemui direktur untuk mengetahui persis penyakit yang membuat Paket Kasih dinyatakan tidak sehat.
"Ini kan pesta rakyat. Rakyat yang menentukan kelayakan seseorang menjadi pemimpin atau tidak," katanya.
Direktur RSU Kupang, dr. Alphonsius Anapaku, Sp.OG tidak berhasil ditemui. Pos Kupang sudah berupaya, namun sekretaris direktur mengatakan direktur tidak bisa ditemui karena sedang menerima tamu. (bb/kk)