KUPANG, POS KUPANG. com -- Badan Amil Zakat Infaq dan Sadakah di masjid-masjid di Kota Kupang dan sekitarnya sudah mulai mengumpulkan zakat dan membagikannya kepada warga yang membutuhkan. Zakat yang dikumpulkan berupa beras dan uang.
Di Masjid Nurul Hidayah, Kepala Lima, misalnya, sampai Rabu (8/9/2010) siang, sudah terkumpul zakat berupa beras sekitar 1,2 ton dan uang Rp 26 juta.
Imam masjid Nuruh Hidayah Kelapa Lima, Muslimin Rusli yang ditemui di masjid tersebut, kemarin, mengatakan, zakat itu wajib bagi mereka yang mampu sesuai dengan jumlah anggota keluarganya. Satu jiwa dihitung 2,5 kg beras. "Apa yang mereka makan, itu yang menjadi zakat. Misalnya mereka makan jagung, maka zakatnya adalah jagung. Tetapi kalau mereka makan beras C4, mereka tidak boleh memberi zakat beras Dolog," jelasnya.
Sampai kemarin siang, katanya, panitia telah menerima zakat dari 225 kepala keluarga yakni beras sekitar 1,2 ton dan uang tunai Rp 26 juta. "Zakat ini akan dibagikan kepada 300-an kepala keluarga yang tidak mampu yang berhak menerimanya. Jumlah zakat diperkirakan akan meningkat karena belum semua memberikan zakatnya," ujar Rusli.
Dia menambahkan, zakat tidak boleh ditahan dan paling lambat harus dibagikan pada malam takbiran sudah harus selesai.
Sementara Ketua Yayasan Masjid At Muttaqin, Suyanto mengatakan sampai Selasa (7/9/2010) malam, sudah tercatat 109 kepala keluarga yang berhak menerima zakat. "Namun bisa saja jumlah ini bertambah. Zakat harus diberikan sebelum pelaksanaan Sholat Ied," jelasnya
Di Masjid Al- Fatah Kampung Solor, Koordinator Penerima Zakat, Zulfikar mengatakan panitia telah membagikan zakat sebanyak dua ton beras kepada 1.000 kepala keluarga (KK) dan anggota keluarga fakir miskin dan janda serta warga yang tak mampu. "Sampai hari ini (kemarin- Red) beras yang sudah dibagi sebanyak dua ton, dari total stok beras yang ada sebanyak tiga ton. Setiap anggota keluarga mendapat jatah beras dua setengah kilogram," kata Zulkifar didampingi Ketua Remaja Mesjid Al- Fatah, Muhamad Fitrawan.
Dia mengatakan, tiga ton beras itu dibagikan ke beberapa masjid yang ada di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, termasuk di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sedangkan zakat berupa uang akan dibagikan pada saat malam Takbiran.
Beras itu, lanjutnya, dibagikan kepada warga kurang
mampu di Kampung Solor dan sekitarnya dan Yayasan Atin Kelurahan Namosain, Desa Boniana, Kecamatan Kupang Barat, Pulau Kera dan Desa Noelbaki Kupang Timur. Untuk wilayah kabupaten TTS, di Desa Sila dan Desa Nunukniti, kecamatan Amanuban Timur.
Sementara Sekretaris Panitia Penerima Zakat Masjid Raya, Abdulah Muin mengatakan telah menerima uang zakat sebanyak Rp 24 juta dan beras 250 kilogram.
"Beras dan uang rencananya besok (hari ini- Red) akan dibagikan. Beras antara tiga sampai lima kilogram, sedangkan uang Rp 100 ribu per kk," katanya.
Dari Kalabahi dilaporkan, setiap masjid di Kalabahi menyiapkan zakat untuk disumbangkan bagi mereka yang berhak menerima. Zakat yang diberikan berupa beras atau uang.
Hal ini diungkapkan Ketua PHBI Kota Kalabahi, Ruskie Bere, BA, kemarin.
Selain zakat, Bere juga menjelaskan bahwa sholat ied Idul Fitri Jumat (10/9/2010) pagi berlangsung terpusat di Lapangan Mini Kalabahi. Sholad ini akan diikuti ribuan umat Islam yang berasal dari 16 masjid dan 1 musholah yang ada di Kalabahi. Sedangkan pawai takbiran tidak dilakukan. Takbiran dilakukan di masjid masing-masing.
Amankan Malam Takbiran
Polda NTT sudah siap mengamankan malam takbiran di Kota Kupantg. Polisi sudah menyiapkan rute yang akan dilintasi umat muslim yang mengikuti pawai takbiran.
Kapolda NTT, Brigjen Polisi Drs. Yorri Yance Worang mengatakan hal itu kepada wartawan usai melakukan buka puasa bersama dengan anggota Polresta Kupang, Selasa (7/9/2010) malam.
Dia mengatakan, untuk pengamanan pawai takbiran, polisi ditempatkan di titik tertentu yang dilalui pawai.
"Kita minta dukungan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondunsif. Saya terus terang salut terhadap warga NTT yang selama ini terus menjaga keamanan dan ketentraman di daerah ini," katanya.
Sholat Ied menurut rencana akan dilaksanakan di sejumlah tempat di Kota Kupang. Menurut Sekretaris PHBI Kota Kupang, Drs. Hudayanur, sholat ied akan dilaksanakan di delapan tempat dan juga di beberapa mesjid-mesjid yang ada di Kota Kupang.
Delapan tempat itu adalah lapangan Polda NTT, lapangan Korem 161 Wirasakti, lapangan Brimobda NTT, lapangan Angkatan Laut Osmok dan Lapangan Fatululi, halaman Masjid Nuruh Hikmah Tenau dan Lanud El Tari.
Selain itu, ada beberapa masjid yang memutuskan untuk melaksanakan sholat ied di masjidnya yakni di Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima, Masjid Raya, Masjid Kampung Solor, Bonipoi, masjid di Oesapa dan lainnya. (ira/den/ben/yel/oma)