»Home » Kupang News » Kupang Watch »
hermina pello
Mesin Batako Membantu Warga
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Mesin pencetak batako bantuan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang bagi Kelompok Matani di Kelurahan Fatukoa. Gambar diambil Sabtu (4/9/2010).
Rabu, 8 September 2010 | 12:02 WITA

KUPANG, POS KUPANG.Com -- Kelompok Usaha Matani merasakan manfaat mesin pencetak batako yang diterima dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang. Usaha batako yang dilaksanakan berhasil sehingga ekonomi keluarga anggota Kelompok Matani meningkat.

Ketua Kelompok Matani, Gaspar Hello, saat ditemui di RT 05 RW 01 Kelurahan Fatukoa, Sabtu (4/9/2010) menjelaskan, mesin batako dihibah Dinas Nakertrans.

"Anggota Kelompok Matani ada delapan orang. Selain pelatihan teknis, kami juga sudah mendapat pelatihan manajemen, bagaimana mengelola usaha ini dengan lebih baik," jelas Gaspar Hello.

Kehadiran mesin batako, kata Hello, cukup membantu perkembangan ekonomi masyarakat karena ada penghasilan tambahan. Selain itu juga, jika ada warga Fatukoa yang mau mencari batako, tidak perlu mencari jauh karena sudah tersedia di Fatukoa.

"Batako yang kami buat ini kuat karena campurannya sesuai. Kadang kala, ada yang membuat batako tetapi tidak kuat karena  tanah putihnya lebih banyak daripada semen," jelasnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, kelompok Matani belum mengalami kesulitan dalam hal pemasaran. Bahkan, sebelum memproduksi batako, sudah ada pemesan. Contohnya, batako yang ada sekarang ini sudah ada yang pesan sebanyak 700 batako. Tetapi karena kami belum membuat sesuai pesanan  sehingga belum diambil.

Menurutnya, dalam satu hari mereka bisa memproduksi sekitar 200 batako. Harga batako dijual dengan Rp 1.800/batako. Dijelaskan, biaya untuk membuat batako sekitar Rp 1,6 juta untuk 2000 batako.

"Biaya ini terdiri dari bahan baku yakni tanah putih seharga Rp 800/ret, lalu semen, tenaga kerja dan bahan bakar," katanya.

                                                              Tambah Mesin Batako
Melihat usaha batako berkembang baik, Dinas Nakertrans Kota Kupang berencana menambah mesin batako untuk dihibahkan kepada masyarakat.

"Pada tahun 2009 lalu, ada bantuan empat unit mesin pembuat batako bagi warga Belo dan Fatukoa. Usaha kelompok ini berjalan cukup bagus," kata Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang, Bernadus Benu, S.H, saat ditemui di kantor Walikota Kupang, Senin (6/9/2010).

Benu menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi, usaha ini berjalan baik dan sampai saat ini belum ada keluhan mengenai pemasaran batako.

"Empat kelompok ini pada tahun 2010 diberi pelatihan bagaimana mengelola usaha ini dengan baik. Dan sekarang ini masih terus berjalan. Satu kelompok terdiri dari delapan anggota," katanya.

Mesin batako yang diberikan pada tahun 2009 lalu adalah hibah sehingga diharapkan masyarakat bisa terus mengembangkan usaha cetak batako.
 
Melihat hasil usaha batako dari empat kelompok ini cukup bagus maka pada tahun 2011 nanti, pihaknya akan mengajukan dana dalam pembahasan anggaran 2011 untuk pengadaan 10 mesin batako lagi bagi masyarakat Kota Kupang.

Mengenai daerah atau kelurahan mana saja yang akan mendapat mesin batako, Benu mengatakan belum mengidentifikasi lokasi yang akan mendapat mesin batako. (ira)




 

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 220 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Rabu, 8 Februari 2012 | 10:29 WITA
Rabu, 1 Februari 2012 | 23:41 WITA
Selasa, 31 Januari 2012 | 10:06 WITA
Rabu, 25 Januari 2012 | 19:46 WITA
Rabu, 25 Januari 2012 | 19:42 WITA