MAUMERE, POS KUPANG. com -- Penyimpangan dana proyek pembangunan gudang/ veem (Belanda: artinya tempat penyimpanan barang-barang perusahaan) di Pelabuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, dipastikan menyeret dua orang pejabat setempat sebagai tersangka. Proyek bernilai kontrak Rp 800 juta lebih itu ditenggarai merugikan negara sekitar Rp 62 juta.
"Sudah ada tersangka dua orang. Pada saatnya kami akan umumkan," kata Kapolres Sikka, AKBP Drs. Agus Suryatno melalui Kasat Reskrim, AKP Samuel Sumihar Simbolon, S.H di Maumere, Selasa (7/9/2010).
Samuel menambahkan, secepatnya penyidikan kasus ini dituntaskan. Apalagi Direktorat Reserse dan Kriminal (Dit Reskrim) Polda NTT telah mendesak untuk merampungkan berkas kasus korupsi yang dilaporkan masyarakat dua tahun silam.
"Kerugian negara sudah disampaikan auditor BPK Perwakilan NTT," kata Samuel.
Diakuinya, penyelidikan kasus ini memakan waktu lama sehingga menjadi prioritas untuk dituntaskan.
Meridian Dewanta Dado, S.H, penasehat hukum dari Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Wilayah NTT, sudah berulangkali mempersoalkan tersendatnya proses penyelidikan dan penyidikan kasus pembangunan gudang veem yang dilaporkan Ir. Roby Lameng, tahun 2008 lalu itu.
"Temuan kerugian negara Rp 62 juta. Tetapi penyidik masih ragu-ragu menetapkan tersangka, sehingga kami patut menduga ada permainan atau dugaan manipulasi untuk hanya mengejar sosok tersangka di level bawah," kata Dado, Selasa (7/9/2010).
Tak Terurus
Sementara gudang veem yang terletak di sebelah timur Pelabuhan L Say Maumere kondisinya tak terurus. Gudang yang diperkirakan berukuran 16 x 24 meter itu tak pernah dimanfaatkan sejak dibangun tahun 2008.
"Sama sekali tidak dimanfaatkan sejak dibangun. Ini proyek pajangan hanya untuk habiskan uang negara. Herannya baru di tahun 2010 ada temuan kerugian negara dan pelakunya belum ditahan," sebut sumber di Maumere, Selasa (7/9/2010).
Pantauan Pos Kupang, kemarin, gedung yang dibangun di pinggiran kompleks pelabuhan itu tidak terurus. Dinding tembok yang dicat putih sudah tampak kusam, pintu gudang yang terbuat dari besi mulai karat. Di halaman depan gudang terdapat ongokan batu kali ukuran besar dan sekitarnya ditumbuhi rumput liar. (ius)
MENTAL INI PERLU DI BERANTAS. ADA PROYEK HANYA UNTUK DIKORUPSI DANANYA TIDAK PEDULI BERMANFAAT ATAU TIDAK. YANG PENTING KANTONG TERISI.