KUPANG, POS KUPANG.com---Anak-anak di Panti Asuhan Sonaf Maneka-Lasiana Kupang dan Panti Asuhan Aisyiyah- Kayu Putih Kupang mendapat bantuan bahan kebutuhan pokok dari manajemen Bank Mega Cabang Kupang, Selasa (7/9/2010).
Bantuan ini diantar langsung oleh Kepala Cabang Bank Mega, Mugel Willy Mascarenhas, disertai sejumlah karyawan bank tersebut.
Bahan kebutuhan pokok yang dibantu untuk dua panti asuhan tersebut masing-masing antara lain beras sekitar 250 kg, mie instan belasan dos, gula dan minyak goreng.
Bantuan tersebut diterima oleh dua pimpinan di panti asuhan masing-masing pimpinan Panti Asuhan Katolik Sonaf Maneka, Maria Imakulata dan pengasuh Panti Asuhan Aisyiyah, Ulil Amri.
Mugel Willy Mascarenhas dalam sambutan singkatnya mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian owner manajemen Bank Mega di pusat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari hasil lebih usaha lembaga tersebut.
"Manajemen merasa apa yang didapat oleh Bank Mega juga merupakan hak kalian (anak yatim piatu), sehingga kalian pun berhak mendapat bantuan tersebut," jelasnya.
Ia menjelaskan juga bahwa bantuan tersebut berasal dari dana tabungan nasabah Mega Berbagi, dimana pada tabungan ini para nasabah sudah memberikan sumbangan sebesar satu persen dari bungah bank, sementara satu persen lagi dari bank tersebut.
Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya mengharapkan doa dan dukungan dari para anak yatim piatu agar ke depan hasil usaha yang didapat bisa lebih banyak sehingga bantuan yang diberikan kepada anak yatim-piatu ini akan lebih banyak lagi.
Pimpinan dan pengarus Panti Asuhan Sonaf Maneka, Maria Imakulata, berterima kasih pada pihak manajemen yang telah peduli pada anak-anak yatim yang berada di tempat itu.
Doa terkabul
Maria Imakulata juga mengakui stok mie instant, mie goreng dan gula di tempat itu sudah habis. Bahkan, Senin (6/9/2010) malam, ia bersama anak-anak yatim piatu sempat menyampaikan permohonan kepada Tuhan dalam doa. Dan, tak disangka-sangka apa yang disampaikan dalam doa bisa terkabul.
"Semalam kami berdoa pada Tuhan minta mie sedap, karena persediaan mie sudah habis. Kami tidak mengira hari ini Tuhan mengirim permintaan melalui bapak-bapak dan ibu-ibu," kata Maria.
Ditemui di sela-sela kunjungan tersebut, Maria menjelaskan panti asuhan tersebut kini dihuni 91 orang dan 12 pengasuh. Para penghuni yang terdiri dari 45 laki-laki dan 56 perempuan tersebut terdiri dari murid TK tiga orang, SD 30 orang, SMP 15 orang dan SMA 37 orang. Para penghuni merupakan anak yatim piatu dan anak-anak yang tidak terurus oleh orangtua mereka.
Menurut Maria, selain bahan makanan, panti asuhan tersebut juga membutuhkan dana untuk biaya transportasi para penghuni tempat itu. "Saya selalu bingung dengan anak-anak punya uang sekolah dan uang transpor ke sekolah. Jadi kalau ada bantuan tentu sangat bersyukur sekali," jelasnya.
Di tempat terpisah, pengasuh Panti Asuhan Aisyiyah, Ulil Amri, mengatakan akan mendoakan selalu Bank Mega agar tetap eksis dan maju. Di panti asuhan ini terdapat terdapat 26 orang anak. Mereka merupakan siswa SMP dan SMA yang sudah tidak memiliki orangtua dan anak-anak orangtua yang sangat tidak mampu. (alf)
terima kasih kami ucapkan untuk Direktur dan Segenap Jajaran Bank Mega...Jaya selalu dalam pelayanan Perbankan, terima kasih juga untuk Pos Kupang jaya senantiasa Jaya dalam pembangunan masyarakat... Salam