KEFAMENANU, POS KUPANG. com -- Kebutuhan logistik untuk Pemilu Kada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menghabiskan dana Rp 789.777.000. Dari total dana tersebut, untuk pencetakan surat suara Rp 317.955.000, kartu pemilih Rp 313.302.000 dan Rp 158.520.000 untuk kelengkapan TPS.
Demikian dikemukakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPUD TTU, Cekundus Kono di ruang kerjanya, Senin (6/9/2010).
Ditanya tentang dana kelengkapan TPS yang mencapai Rp 158 juta lebih, Kono mengatakan itu untuk membuat TPS dan pengadaan brosur dan spanduk.
Jumlah surat suara yang akan dicetak disesuaikan dengan jumlah pemilih sesuai DPT (daftar pemilih tetap), yakni 144.428, ditambah cadangan 2,5 persen dari total DPT.
Dijelaskannya bahwa tender logistik Pemilu Kada sudah dilakukan tanggal 9 Agustus 2010 dan dimenangkan oleh CV.Cahaya Intan. Rekanan ini dokumennya lengkap dan memenuhi syarat. CV Cahaya Intan berasal dari Surabaya, Jawa Timur dengan nama Direktur, Kawi, B.E. Saat ini memasuki tahap perampungan dokumen kontrak.
Sesuai Keppres Nomor 80 Tahun 2003, jelasnya, sampai tahapan penetapan pemenang, ada tenggang waktu 14 hari untuk mempersiapkan penandatanganan dokumen kontrak. Sedangkan jadwal pelaksanaan pekerjaan 10 hari kalender kerja.
Kampanye
Juru Bicara KPUD TTU, Dolfianus Kolo mengatakan tahapan Pemilu Kada TTU akan memasuki masa kampanye paket calon pada tanggal 24 September-7 Oktober 2010.
Pembukaan kampanye diawali pemaparan visi dan misi para apsangan calon dalam sidang paripurna DPRD TTU.
Pemilu Kada TTU akan melibatkan 144.428 pemilih. Ada lima pasang calon yang akan dipilih untuk menjadi bupati dan wakil bupati, yaitu Yohanes Usfunan-Nikolaus Suni; Gabriel Manek-Simon Feka; Raymundus Sau Fernandes-Aloysius Kobes; Pius Tjanai-Raymundus Loin dan Joao Meko-Alexander Sanan. (dd)