JAKARTA, POS KUPANG. com -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi memastikan akan melakukan investigasi jatuhnya pesawat jenis piston engine Cessna 172-PK-ROG milik sekolah penerbangan Bali International Flying Academy, di ujung landasan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu pukul 07.15 WIB.
"Kami telah membentuk tim untuk melakukan investigasi dan penelitian atas kecelakaan tersebut. Tim tersebut terdiri dari Ir. Masruri (IIC), Capt. Chaeruddin, Sulaiman DA dan Ir Bahar Ilyas," kata Juru bicara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) JA Barata saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Barata menjelaskan, pesawat tersebut tengah melakukan latihan "touch and go" (menyentuh landasan dan terbang lagi, red).
"Sewaktu hendak kembali ke Buleleng, tiba-tiba pesawat mengalami 'engine lost power', pesawat segera kembali ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Namun pesawat tersebut mendarat di ujung landasan 26 dengan posisi terbalik di persawahan," katanya.
Pesawat latih tersebut diawaki oleh satu instruktur (Meriam Z Hugen) dan dua siswa (Carel Ruwayani dan Adha Mahameru Balaputra).
"Semuanya selamat dan hanya mengalami luka ringan," kata Barata.
Jatuh
Sebelumnya, wartawan ANTARA di Banyuwangi melaporkan, sebuah pesawat latih Cessna tipe 172 milik "Bali Internasional Flight Academy (BIFA)", Singaraja, Bali, Rabu pukul 07.10 WIB, jatuh di lahan persawahan milik warga Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan tunggal yang diduga akibat mesin tidak berfungsi itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena tiga awak pesawat nahas itu hanya mengalami luka ringan seperti lecet dan memar di bagian wajahnya.
Ketiga awak itu, antara lain seorang instrukstur asal Amerika Serikat Kapten Mariam Zanaria Hugen, dan dua orang siswa BIFA, yakni Carl Ruwayani dan Adha Mahmeru.
Dengan dibonceng sepeda motor, ketiga orang awak pesawat latih BIFA Singaraja Bali dilarikan ke Bandara Blimbingsari, Rogojampi, Banyuwangi untuk diterbangkan dengan menggunakan pesawat Cessna lainnya ke Bandara Letkol Wisnu, Singaraja, Bali guna mendapatkan perawatan. (ant)