ATAMBUA, POS KUPANG.Com -- Anton Berek (17), warga Asuulun, Kecamatan Atambua Selatan, Belu, selama dua minggu belakangan menghilang dari rumah. Anton yang bekerja sebagai penjual sayur itu, ditemukan tewas mengenaskan di kawasan hutan bambu oleh pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua, Martinus Deon, Selasa (31/8/2010) sekitar pukul 12.30 Wita. Korban dievakuasi aparat dari Polres Belu ke RSU Atambua untuk divisum.
Martinus Deon kepada Pos Kupang di tempat kejadian perkara (TKP), menjelaskan, penemuan mayat Anton Berek ini bermula ketika dirinya bersama warga penghuni lapas hendak memotong bambu. Saat itu beberapa batang bambu sudah dipotong oleh warga penghuni lapas. Saat memotong batang pohon bambu yang melintang ke kali, jelas Martinus, dirinya melihat sesosok mayat tertelungkup di dasar kali kering. Martinus lantas menghubungi ketua RT dan warga setempat untuk mengevakuasi korban.
"Saya yang lihat dahulu korban yang tidur telungkup di dasar kali dengan kondisi telanjang dada. Karena panik, saya lantas memberitahukan kepada RT dan warga. Setelah itu warga lantas menginformasikan ke aparat Polres Belu," kata Martinus.
Sementara Maria Herlinda Usifa menjelaskan, selama ini korban tinggal bersama mereka di Asuulun. Sejak dua minggu belakangan ini, jelas Maria, korban tidak pernah pulang ke rumahnya karena menjual sayur. Sejak menghilang, dirinya terus mencarinya ke mana-mana, namun tidak diketahui keberadaan korban sampai ditemukan korban dalam kondisi mengenaskan.
"Memang sudah dua minggu ini dia tidak pulang-pulang. Waktu pergi dua minggu lalu memang pamit menjual sayur, termasuk menjual kelapa. Selama ini tidak ada masalah di rumah dan tidak pernah sakit. Selama ini dia tinggal bersama kami karena ibu kandungnya meninggal minum racun, sementara ayah kandungnya saat ini tidak diketahui alamatnya. Kami baru tahu Anton meninggal setelah diberitahu warga," kata Maria.
Disaksikan Pos Kupang, penemuan mayat Anton Berek ini mengundang ratusan warga di Km 2 Atambua dan di Asuulun. Warga beramai-ramai mendatangi kawasan hutan bambu. Aparat Polres Belu tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 Wita lantas memasang police line.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidur telungkup mengenakan celana pendek jeans warna hitam tanpa baju. Baju berwarna ungu berada tempat di sisi kanan korban. Aparat kemudian mengevakuasi korban ke RSU Atambua untuk divisum.(yon)