»Home » Regional NTT » Humbalorata »
Julius Muhu, Plh Bupati Sumbar
Rabu, 1 September 2010 | 10:58 WITA

WAIKABUBAK, POS KUPANG.Com -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menunjuk Ir. Julius Muhu sebagai Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat karena masa tugas Bupati Drs. Julianus Pote Leba  dan wakilnya, Toda Lero Ora, S.H, berakhir tanggal 30 Agustus 2010.

Julius Muhu yang juga Sekda Sumbar itu menjadi Plh Bupati Sumbar sampai Bupati dan Wabup Sumbar terpilih, Jubilate Pieter Pandango-Reko Deta dilantik.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, Drs. Imanuel M Anie mengatakan itu di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (30/8/2010).

Ia  sempat memperlihatkan surat Mendagri yang difaks ke Waikabubak yang diterima tanggal 30 Agustus 2010 pagi. Isi surat itu menyebutkan bahwa dalam hal terjadi kekosongan jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah, maka sekda melaksanakan tugas sehari-hari bupati sampai dengan adanya kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Ia menambahkan, saat ini panitia terus bekerja mempersiapkan pelantikan bupati dan wakil bupati  Sumba Barat periode 2010-2015, JP Pandango-Reko Deta, sambil menunggu SK pengangkatan dan penetapan dari Mendagri.

Seperti disaksikan Pos Kupang, Senin (30/8/2010), Plh. Bupati Sumba Barat, Ir. Julius Muhu menggelar rapat muspida plus yang dihadiri ketua DPRD, ketua pengadilan, Kajari, Kapolres, serta Dandim 1613 Sumba Barat, serta pejabat muspida lainnya. Pada apel pagi di halaman Kantor Bupati Sumbar, Senin (30/8/2010), masih dipimpin Wakil Bupati, Toda Lero Ora, S.H.

TL Ora dalam sambutannya menyampaikan terima kasih  kepada seluruh PNS lingkup Pemda Sumba Barat yang mendukung kepemimpinan bupati dan wakil selama ini.

Dalam kesempatan itu, wabub juga menyampaikan permohonan maaf dan salam perpisahan seiring berakhirnya masa tugas bupati dan wakil bupati tanggal 30 Agustus 2010. (pet)

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 104 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
<< Awal < Sebelumnya | 1 dari 1 Halaman Komentar | Selanjutnya > Akhir >>

Saya hanya ingin bertanya sampai sejauh manakah pemahaman tentang Demokrasi terhadap PEMILUKADA 2010 di Sumba Barat dan kemampuan PEMDA Sumba Barat dalam mempersiapkan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih 2010-2015.

Komentar Oleh: Inu Kertapati Pandango | Selasa, 14 September 2010 | 10:51 WITA

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Jumat, 3 Februari 2012 | 23:42 WITA
Jumat, 3 Februari 2012 | 10:15 WITA
Jumat, 20 Januari 2012 | 09:58 WITA
Rabu, 18 Januari 2012 | 09:36 WITA
Rabu, 18 Januari 2012 | 00:21 WITA