Laporan : Obby Lewanmeru
Harga Beras di atas Rp 5.000/Kg
Rabu, 1 September 2010 | 09:53 WITA
KUPANG, POS KUPANG.Com --- Berbagai jenis beras yang dijual para pedagang di pasar-pasar maupun di pertokoan di Kota Kupang saat ini masih tergolong mahal. Harga beras rata-rata di atas Rp 5.000/kg.
Sesuai data yang dihimpun Pos Kupang dari sejumlah pedagang beras di Kota Kupang, Selasa (31/8/2010), menyebutkan, harga beras terendah Rp 5.700,00/kg. Sedangkan harga tertinggi rata-rata mencapai Rp 6.000 hingga Rp 7.500,00/kg. Meskipun pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus menggelar operasi pasar (OP), harga beras tetap mahal.
Di Pasar Kasih Naikoten I Kupang, harga beras paling rendah Rp 5.700/kg. Kecuali beras bulog yang dijual terakhir dengan harga Rp 6.100/kg. Sedangkan beras jenis lain berkisar dari Rp 6.000 sampai Rp 7.500/kg. Bahkan ada jenis beras seperti pulut dijual Rp 10.000/kg, beras hitam Rp 10.500 hingga Rp 11.000/kg, dan beras ketan Rp 13.000/kg. Beras maringki dijual Rp 7.000/kg, beras mol/giling asal Rote Ndao Rp 6. 400/kg, beras super Rp 6.000/kg.
Elyas, salah seorang pedagang di Pasar Kasih Naikoten I Kupang saat ditemui mengatakan, harga beras saat ini masih tinggi, hanya beras asal Sulawesi yang kini dijual Rp 5.700/kg. "Kami dengar ada rencana pemerintah mau menjual beras bulog dengan harga Rp 5.500/kg. Muda-mudahan informasi itu benar, agar harga beras bisa turun sedikit," kata Elyas.
Magdalena dan Mansyur, dua penjual beras yang ditemui terpisah di Pasar Oeba, mengatakan, harga beras dalam beberapa waktu terakhir ini masih tetap tinggi. Kondisi ini terjadi karena beras yang masuk ke Kupang rata-rata beras impor dari daerah lain.
Sementara itu, harga terigu masih berada pada harga Rp 6.000/kg (jenis gatotkaca), sedangkan terigu merek kompas Rp 10.000/kg. Gula pasir masih berada pada harga Rp 10.000/kg dan minyak goreng bimoli ukuran 2 liter Rp 22.500, serta ukuran jerigen 5 liter Rp 50.000. (yel)
Editor : »» Penulis : »» Sumber :