PELATIH renang asal Klub Renang Riverol Ende, Agustinus Hermino Mau akan mengikuti program latihan pelatih internasional dan ujian sertifikat internasional level dua langsung dari federasi renang internasional (FINA). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Penang, Malaysia, 17-19 September 2010.
Hermino Mau yang menghubungi Pos Kupang, Senin (30/8/2010), mengatakan, keputusannya untuk mengikuti ujian internasional tersebut sebagai wujud dedikasi dan konsistensi untuk mengembangkan cabang olahraga renang di NTT. Hermino mendapat lisensi atau sertifikasi internasional (List No.8 FINA) untuk pelatih dan juri internasional renang perairan terbuka (open water swimming) di Denpasar, Bali tahun 2008 lalu.
"Mengapa saya mau ke Malaysia untuk mengambil sertifikasi ini, karena saya tahu bahwa potensi olahraga renang di NTT cukup besar. Tahun 2006 ketika saya pertamakali ikut Ordini SD NTT, peserta renang hanya enam kabupaten. Kami kemudian saling kontak dengan guru olahraga di daerah. Saya infokan cara melatih teknik renang dan lainnya. Hasilnya, pada O2SN lalu sudah ada 14 kabupaten yang ikut cabang renang. Itu artinya, NTT punya potensi yang sangat besar," ujar Hermino yang menjadi satu-satunya wasit asal Asia di kejuaraan dunia renang perairan terbuka di Roma, Italia, tahun2009 lalu.
"Semua kegiatan yang sudah saya ikuti bersama penghargaan yang diterima saya danai sendiri. Saya akan selalu konsisten untuk mendedikasikan ilmu renang saya di NTT ini walau terkadang saya prihatin. Untuk ke Penang, saya minta dukungan dari KONI NTT dan KONI Ende. Mudah- mudahan, dengan saling mendukung olahraga renang di NTT makin maju untuk meraih prestasi," ujarnya. (eko)
Sayangnya Pengurus PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) NTT malah MATI SURI.
Kenapa tidak sekalian pelatih renang di kolam renang yang dipertandingan dunia olah raga seperti di Seagames, Asian Games dan Olimpik, dll.