HINGGA babak ketiga kejuaraan daerah (kejurda) catur yang digelar Pengprop Percasi NTT, Senin (30/8/2010), pecatur unggulan mulai mendominasi. Hal itu membuat persaingan di babak keempat, Selasa (31/8/2010), khususnya di papan utama semakin ketat.
Sesuai jadwal yang diperoleh dari panitia, untuk babak keempat, Selasa, akan bertanding di papan utama, Tonny Banunaek (3) vs Abed Dillak MP (3), Chris Siahainenia (3) vs Imanuel Seran MP (3), Mess Hermanus MP (3) vs Sony Sabuna PNP (2,5). Vincensius Bere Rin (2,5) vs Kone Dillak MP (2,5) dan Peter (2,5) vs Jimmy Ello (2,5).
Dengan akan saling bertemunya para pecatur unggulan ini, persaingan perolehan pun akan semakin ketat. Tak heran kalau banyak yang sukar memprediksi pemenang setiap babak.
Sementara itu, hingga pertandingan Senin, lima pecatur mulai meninggalkan lawan-lawannya dengan meraih poin tiga. Mereka adalah Tonny Banunaek, Imanuel Seran MP, Mess Hermanus MP, Abed Dillak MP, Chris Siahainenia.
Pada pertandingan Selasa, Imanuel Seran MP, yang memegang bidak putih sempat ditekan oleh Jhon Saragih. Namun kesalahan dilakukan Jhon Saragih saat melakukan blokir. Kondisi ini membuat Imanuel Seran yang unggul posisi nekat mengadu perdana menterinya. Hasilnya, tak beberapa lama kemudian, Jhon Saragih meminta mundur karena kalah posisi.
Sementara itu, pecatur yang meraih poin 2,5, yakni Kone Dillak MP, Vincensius Bere Rin, Peter, Sony Sabuna PNP. Poin 2: John da Costa, Jhon Saragih, Try Daryono, Hans Lao, Steven Nalle, Anton W, Obed Sau, Edy Pandie, Hengky Mbatu, Pea Kana, Jimmy Elo, Mesakh Adoe, Melku Lena, Edwon Kedoh, Sofyan dan Tjin Ka Wie MP. (eko)