PENCARIAN celana jins yang pas, nyaman, dan bebas masalah bagi seorang wanita mirip perjalanan yang sangat sulit.
Menurut penelitian yang dilakukan Levi Strauss terhadap 60.000 perempuan, didapati bahwa lebih dari setengah responden (54 persen), saat mencari celana jins di toko, harus mencoba setidaknya 10 celana yang berbeda sebelum akhirnya menemukan yang tepat dan membelinya.
Dengan pencarian sesulit itu, 67 persen perempuan masih percaya bahwa sebenarnya celana jins hanya didesain bagi yang memiliki tubuh seperti model. Hanya 28 persen responden yang merasa jinsnya tepat untuk tubuhnya.
Eden Bunag, Country Manager Levi's Indonesia, mengatakan, "Sejak kami pertama kali menciptakan jins untuk wanita, 75 tahun lalu, belum pernah ada yang mengubah formula dalam menemukan ukuran jins yang paling pas".
Selama ini, untuk mencari celana jins, kita akan meminta nomor ukuran celana untuk kemudian dicoba. Ketika dibawakan celana nomor yang diminta, ternyata tak muat, maka Anda pun akan mencoba beberapa nomor lain. Sudah menemukan nomor yang pas, tetapi ternyata bahannya tak nyaman. Lalu, pindah merek, eh, ternyata, nomornya berbeda. Uh, rasanya kesal sekali.
Mencoba menjembatani kefrustasian pelanggan wanitanya, Levi's menggelar survai untuk menemukan bentuk yang tepat untuk wanita agar celana jins bisa mengikuti bentuk lekuk tubuhnya karena, ternyata, kebanyakan celana jins tidak mengikuti kontur tubuh wanita yang berlekuk.
"Banyak wanita yang merasa tak percaya diri dan berpikir bahwa bentuk tubuhnya bermasalah karena tak muat pada jinsnya. Tubuh kita adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Seharusnya bukan kita yang mengikuti bentuk barang, tetapi barang yang mengikuti bentuk tubuh kita!" ujar Indah Sariva, Product Manager Levi's Women Indonesia di FX, beberapa waktu lalu.
Levi's menggebrak dengan sebuah sistem pengukuran tubuh yang baru untuk mengatasi masalah ini. Lekuk tubuh wanita, menurut riset Levi's, bisa dikelompokkan menjadi tiga bagian, tergantung jarak antara titik terdalam pada pinggang dan titik terluar pada panggul. Ada wanita yang memiliki lekukan sangat celong, ada yang menengah, ada yang hampir lurus. Pengelompokan tersebut adalah bold curve, demi curve, slight curve.
Bold curve adalah lekukan cukup dalam pada pinggang, dan jarak terdalam pada pinggang dengan titik terluar dari pinggul lebih dari 5 inci. Demi curve adalah lekukan pinggang yang cukup/menengah. Jarak terdalam pada pinggang dan titik terluar pinggul antara 3,5-5 inci.
Slight curve adalah lekukan pinggang wanita yang nyaris tak terlihat atau cenderung lurus. Kabar bagus untuk Anda yang memiliki tubuh cenderung kurus. Celana slight curve akan memberikan kesan bokong lebih berisi dan padat.
Perlu diingat, berat tubuh atau jumlah lemak tidak berpengaruh pada bentuk lekukan ini. Dengan diketahuinya bentuk-bentuk lekuk tubuh wanita ini, maka lebih mudah untuk Levi's menyesuaikan celana yang tepat untuk para wanita.
Masing-masing bentuk tubuh tersebut memiliki area dan karakteristik masing-masing yang perlu dipertahankan. Karenanya, diluncurkanlah rangkaian jins terbaru Levi's yang diberi nama "Levi's Curve ID".
Untuk Anda yang ingin merayakan lekuk tubuh Anda, coba kunjungi gerai Levi's. Di sana, Anda akan didampingi untuk menentukan bentuk lekuk tubuh Anda yang paling tepat. Setelah menemukan lekukan mana, Anda baru menentukan ukuran celana. Biasanya, ukuran celananya 1 nomor di bawah ukuran Anda yang biasa.
Celana-celana ini didesain untuk membantu wanita lebih nyaman saat mengenakan celana jins. Bahannya yang halus dan cukup stretchy sangat membantu pergerakan.
Yang lebih penting, bagian belakang celana akan memberi support yang pas dan memeluk bokong sehingga tak ada lagi (jika Anda memilih celana yang tepat) "celengan" atau celana dalam yang menyelinap keluar. (kompas.com)