KUPANG, POS KUPANG.Com --Lintasan penyeberangan di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggunakan jasa angkutan Kapal Feri dibuka lagi. Sebelumnya ditutup PT (Persero) Fery Indonesia Cabang Kupang dengan alasan cuaca buruk yang terjadi dua pekan lalu.
"Sekarang, kapal-kapal sudah mulai beroperasi kembali, kecuali jurusan Kupang-Ende, Kupang-Waingapu dan Kupang-Aimere masih berstatus waspada," kata Manajer Operasional PT Ferry Indonesia Cabang Kupang, Arnold Yansen di Kupang, Sabtu (26/6/2010).
Arnol menjelaskan, pihaknya belum mau melayani lintasan penyeberangan tersebut karena tinggi gelombang di wilayah perairan sekitar Laut Sawu masih pada posisi 3-4 meter.
"Kami belum berani melayani lintasan penyeberangan tersebut, karena kondisi perairan di sekitar Laut Sawu belum bersahabat untuk pelayaran," katanya.
Dia menambahkan pihaknya mulai membuka lintasan penyeberangan sejak Kamis (24/6/2010) dengan melepas keberangkatan kapal untuk melayani lintasan penyeberangan Kupang-Kalabahi sejauh 134 mil, dan Kupang-Rote sekitar 40 mil. Hal ini dilakukan setelah para nahkoda kapal melaporkan kondisi perairan membaik.
Menurut Arnol, pihaknya mematuhi informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang terkait dengan perkembangan cuaca di wilayah NTT. "Kalau laporan BMKG menyebutkan bahwa keadaan cuaca, khususnya di wilayah perairan NTT kurang bersahabat, kami tidak akan memaksakan diri untuk membuka lintasan penyeberangan," katanya.
Namun sekarang, lanjut Arnol, kondisi sudah mulai normal, kecuali ke wilayah utara NTT di Pulau Flores dan Sumba, seperti Ende, Aimere dan Waingapu, karena harus menyeberangi Laut Sawu yang gelombangnya masih tinggi.(ant)