»Home » Kupang News » Ekbis »
Oby Lewanmeru
Kementerian KUKM Tinjau Koperasi di NTT
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Koperasi Kredit (Kopdit) Serviam di Kelurahan Penfui, Kota Kupang adalah salah satu koperasi yang sedang berkembang. Gambar diabadikan, Rabu (/6/2010).
Kamis, 10 Juni 2010 | 14:51 WITA

KUPANG, POS KUPANG.Com--Tim Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) RI segera meninjau perkembangan koperasi di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini dilakukan menyusul permintaan pemerintah daerah, agar NTT dicanangkan sebagai propinsi koperasi.

Demikian disampaikan Kepala Dinas  KUKM Propinsi NTT, Paulus R Tadung, S.H, melalui Kepala Bidang Bina Lembaga Koperasi dan Pengembangan sumber daya manusia (SDM), Frits O Laoebela, S.H, di kantornya, Rabu (9/6/2010).

Frits menjelaskan, Pemerintah Propinsi NTT melalui dinas teknis telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar mempertimbangkan NTT sebagai propinsi penggerak koperasi atau propinsi koperasi.

"Permohonan sudah kami ajukan pada tanggal 5 Mei 2010. Juga terlampir sejumlah syarat dan perkembangan koperasi di NTT. Terhadap permohonan tersebut, pemerintah pusat akan datang ke NTT meninaju dari dekat kondisi koperasi di NTT," jelas Frits.

Ditambahkannya, Pemerintah NTT sebelumnya menargetkan realisasi NTT sebagai propinsi penggerak koperasi akan terlaksana tahun 2012. "Memang target kita baru pada 2012, tapi salah satu syarat sebagai propinsi penggerak koperasi sudah kita penuhi, sehingga tidak salah kalau kita ajukan lebih dini," katanya.

Salah satu syarat menjadikan Propinsi NTT sebagai propinsi koperasi adalah minimal terdapat setengah plus satu dari jumlah total kabupaten/kota di propinsi ini sudah menjadi kabupaten/kota koperasi.

"Nah, kita di NTT sudah ada empat daerah yang sudah menjadi kabupaten koperasi, dan tahun ini kita ajukan lagi sembilan kabupaten/kota jadi kabupaten/kota koperasi. Dari 21 kabupaten/kota di NTT, seandainya sembilan kabupaten lagi dicanangkan  menjadi daerah koperasi, maka ada 13 kabupaten/kota di NTT yang menjadi kabupaten/kota koperasi. Itu berarti sudah lebih dari setengah jumlah kabupaten/kota sehingga layak menjadi propinsi koperasi," tandasnya.

Frist juga mengakui, dalam tahun 2010,  Pemerintah Propinsi NTT mengusulkan sejumlah koperasi di NTT menjadi koperasi prestasi dan koperasi penerima award. Koperasi-koperasi itu yakni  Koperasi Kredit (Kopdit) Kenisa (Nagekeo), Kopdit Guru Kelubagolit (Flores Timur), dan Kopdit Swastisari (Kota Kupang).
"Selain berprestasi, Kopdit Kenisa di Nagekeo juga diusulkan menjadi koperasi penerima award atau penghargaan tahun 2010," ujar Frits.

Sedangkan koperasi  konsumen adalah Kopkar Dios (Manggarai), Kopkar Sumber Terang (Kota Kupang) dan Koperasi Mekar Jaya (Lembata)

Selain, koperasi konsumen, lanjutnya, pemeirntah juga telah mengajukan beberapa koperasi sebagai koperas produsen, masing-masing Koperasi Wanita (Kopwan) Nekamese (TTU) dan Koperasi Serba Usaha (KSU) Ikpers Abadi (Alor). "Jadi selain melihat kondisi koperasi di NTT, tim kementerian Koperasi RI juga akan mengecek keberadaan koperasi yang kami usulkan menjadi koperasi prestasi, dan penerima award maupun sebagai kabupaten/kota koperasi," ujarnya. (yel)
 

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 70 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
<< Awal < Sebelumnya | 1 dari 1 Halaman Komentar | Selanjutnya > Akhir >>

kalau untuk kesejahteraan rakyat sebaiknya di kembangkan koperasi Kredit Union ( CU ) saja,supaya masyarakat bisa terbantu karena bunganya yg relatif kecil,dan urusan yg tidak ribet seprti kebanyakan koperasi.

Komentar Oleh: Adit | Kamis, 10 Juni 2010 | 15:14 WITA

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Rabu, 25 Januari 2012 | 20:58 WITA
Selasa, 24 Januari 2012 | 23:15 WITA
Selasa, 24 Januari 2012 | 23:09 WITA
Jumat, 13 Januari 2012 | 21:41 WITA
Jumat, 13 Januari 2012 | 21:36 WITA