»Home » Kupang Terkini »
Pusat Komit Bangun Bendungan Kolhua
Laporan Ferry Ndoen
POS KUPANG/FERRY NDOEN
- Direktur Pelaksanaan dan Pengelolaan Wilayah Timur Dirjen SDA, Ir. Harry Suprayogo didampingi Kadis PU NTT, Ir. Andre Koreh, MT, Kepala BWS NT II, Ir. T Iskandar, dan Kasubdit Bendungan, Agus Jati Wiryono mensosialisasi PP Nomor 37 Tahun 2010 tentang Bendungan di Hotel Sasando-Kupang, Senin (7/6/2010).
Selasa, 8 Juni 2010 | 11:53 WITA

KUPANG, Pos Kupang.Com -- Pemerintah pusat melalui Kementrian  Pekerjaan Umum (PU), Ditjen Sumber Daya Air/SDA memiliki komitmen yang kuat mendukung pembangunan Bendungan Kolhua di wilayah Kota Kupang, serta Bendung Raknamo, di wilayah Kabupaten Kupang.


Penegasan ini disampaikan Direktur Pelaksanaan dan Pengelolaan Wilayah Timur, Ditjen SDA, Kementrian PU,  Ir. Harry Suprayogo, saat ditemui Pos Kupang di sela-sela Sosialisasi Peraturan  Pemerintah RI Nomor 37 Tahun 2010 tentang Bendungan, di Hotel Sasando-Kupang, Senin (7/6/2010). Sosialisasi ini digelar selama dua hari 7-8 Juni 2010.

Hadir, Kepala SNVT PPSDA NT II, Ir. Budi Sucahyono, PPK PAB II, Ir. Sammy Tokoh, PPAK Sungai, Ir. ALfred Lukas, M.Si, Kasie Perencanaan Bidang Pengairan, Ir. Stef Surat, Plt. Kabid Pengairan, Ir. Cahyadi, PPK Embung, Ir. Marthen Tella, MT.

Harry didampingi Kadis PU NTT, Ir. Andre W Koreh, MT,  Kasubdit Bendungan,  Agus Jati Wiryono, ME, Kepala BWS NT II, Ir. T Iskandar, MT, menegaskan, persoalan dan kebutuhan air bersih masyarakat di NTT menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Karena itu, pemerintah pusat memiliki komitmen untuk mendorong dan mendukung pembangunan sarana prasarana bidang SDA di NTT termasuk membangun bendungan, bendung, waduk/embung. 

"Wilayah NTT sudah banyak didukung dengan pembanguan waduk kecil di daerah ini.  Kita mengambil conoth dari NTB yang bisa menyediakan air bersih pada musim kemarau saat masyarakat membutuhkan air. Inti dari bendungan, saat air melimpah ditampung dan saat krisis air dimanfaatkan. Pemerintah pusat mendorong pembangunan bendungan namun semua  harus melalui kajian karena kehadiran bendungan ada manfaat juga resiko sehingga perlu amdal dan kajian teknis. Kita juga ajak masyarakat untuk peduli dan kelolah sama-sama. Untuk membangun bendungan intinya secara teknis harus bisa dibangun," jelasnya.
Hadir Kepala SNVT PPSDA NT II, Ir. Bdu Sucahyono, M.Si, PPK PAB II, Ir. Sammy Tokoh, MM, PPK Sungai, Ir. Alfred Lukas, M.Si, PPK Embung, Ir. Marthe Tella, MT, Kasie Perencanaan Bidang Pengairan, Ir. Stef Surat, Kabid Pengairan, Ir. Cahyadi.


Kegiatan sosialisasi tentang PP/37/2010 tentang bendungan  diikuti sekitar 60 peserta dari sejumlah pimpinan UPT SDA, kepala balai wilayah sungai/BWS di wilayah timur serta sejumlah  kasatker  dan pejabat pembuat komitmen/PPK lingkup SDA di wilayah timur.

Acara ini nantinya juga akan dilanjutkan dengan  peninjauan ke lokasi Bendungan Tilong, lokasi Bendungan Kolhua serta Bendung Raknamo. (fen)
 

Editor : »» Penulis : »» Sumber :
Dibaca 93 kali  »»  Dikomentari 0 kali »» Share on Facebook »»
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Tiang Listrik Miring
Galeri POS KUPANG
Tiang Listrik Miring
more on galeri foto
Kamis, 9 Februari 2012 | 11:01 WITA
Rabu, 8 Februari 2012 | 22:45 WITA