KUPANG, POS KUPANG.com--Kandungan minyak dan gas bumi (Migas) di pantai selatan Kolbano, NTT, segera diekplorasi untuk mengetahui besaran cadangan.
Wakil Gubernur NTT, Eshton L Foenay, usai menerima utusan dari perusahan pemenang tender di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Eni West Timor, di Kupang, Selasa (25/5/2010), mengatakan, masa eksplorasi bisa berlangsung selama tiga tahun, sebelum eksploitasi atau operasi produksi.
Eksplorasi, kata Wakil Gubernur NTT, tidak hanya menyangkut survei untuk mendapatkan gambaran tentang deposit bahan tambang tersebut, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.
Uni Wets Timor adalah perusahan dari Italia yang memenangkan tender eksplorasi, sebelum memasuki tahan operasi produksi.
Lokasi eksplorasi, kata dia, mencakup tiga kecamatan yang dekat dengan lokasi migas yakni Kolbano, Amanuban Selatan, dan Boking. Ladang migas diperkirakan hanya berjarak 20 meter dari bibir pantai, yang memanjang hingga 20 mil ke Laut Timor.
Dia mengatakan, kewenangan untuk izin eksplorasi kepada sebuah perusahan minyak diberikan oleh pemerintah pusat, sementara pemerintah provinsi NTT bisa ikut dalam sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada warga mengenai tujuan eksplorasi dan pembebasan lahan yang akan dimanfaatkan oleh investor.
Beberapa waktu lalu, lanjut dia, perusahaan yang melakukan eksplorasi telah melakukan kegiatan sosial di wilayah itu dengan melakukan operasi bibir sumbing, bahkan sejumlah pasian diterbangkan ke Italia untuk menjalani operasi.
Informasi yang diperoleh dari anggota DPRD NTT, Somy Pandie, di pantai utara Pulau Rote juga ditemukan dua ladang migas dengan satu di antaranya dinamakan Blok Rote dan satu lagi dinamakan Blok Sabu karena dekat dengan Pulau Sabu.
Sementara ladang minyak lainnya dikabarkan sudah dieksplorasi oleh sebuah perusahaan, namun belum diketahui besarnya cadangan.
Menurut peta potensi migas yang dikeluarkan Dinas Pertambangan NTT, wilayah yang terkena dampak operasi produksi migas meliputi 141 desa di 18 kecamatan.
Dua kecamatan di antaranya di Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan Timor Tengah Selatan ialah Amabi Oefeto Timur dan Fatuleu.(ant)